Tutup
Jasa KeuanganPerbankan

BTPN Syariah Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro Lewat Kumpulan di Dharmasraya

4804
×

BTPN Syariah Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro Lewat Kumpulan di Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
popi-sukses-berusaha-bersama-btpn-syariah
Popi Sukses Berusaha bersama BTPN Syariah

Dharmasraya – BTPN Syariah terus memperluas jangkauan program pemberdayaan masyarakat inklusi melalui sistem kelompok atau ‘kumpulan’, yang terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan nasabah.

Popi, seorang nasabah di Sentra Kampung Baru Melati, Nagari Sungai Rumbai Timur, Kecamatan Sungai rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menjadi salah satu contoh inspiratif.

Sejak menjadi nasabah BTPN Syariah pada 2023, usaha Popi terus berkembang berkat penerapan empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Kesuksesannya ini juga memberikan inspirasi bagi warga di sekitarnya.

Dengan modal awal Rp3 juta, Popi memulai usaha berjualan jus dan mi pedas menggunakan booth container.

Kini, pembiayaan dari BTPN Syariah meningkat hingga Rp12 juta, dan omzetnya mencapai sekitar Rp17 juta per bulan dengan mempekerjakan tiga karyawan.

Pertumbuhan usaha Popi tak lepas dari pendampingan yang diberikan oleh bankir pemberdaya saat kegiatan kumpulan.

Popi mengungkapkan manfaat besar yang dirasakannya dari kegiatan kumpulan.

“Saya mendapatkan manfaat dengan adanya kumpulan karena tidak merasa berjuang sendiri,tapi bersama-sama dan saling menginspirasi satu sama lain. Jadi, tidak hanya tahu cara mengelola keuangan agar dapat mengangsur tepat waktu, tapi juga mendapatkan pengetahuan dan pendampingan,” ujarnya, Rabu (30/7/2025).

Ia mengakui, keberhasilannya tak lepas dari penerapan empat perilaku unggul nasabah BDKS yang diajarkan oleh petugas BTPN Syariah melalui kumpulan dua minggu sekali.

Kumpulan ini menumbuhkan kedisiplinan, sikap saling membantu, solidaritas, dan kebersamaan antar anggota sentra.

Hendri, suami Popi, mengaku bangga melihat perkembangan istrinya dalam dua tahun terakhir.

Menurutnya, kerja keras Popi turut mendorong perekonomian keluarga. “Saya bersyukur, istri saya dapat membantu ekonomi keluarga serta berdampak bagi lingkungan sekitar,” kata Hendri.

Hendri juga melihat langsung perubahan positif pada ibu-ibu nasabah di Sentra Kampung Baru Melati yang menjadi lebih disiplin dan solid.

Hal ini, menurutnya, berkat empat sikap unggul BDKS yang diajarkan oleh petugas lapangan (Community officer/CO) BTPN Syariah dalam kumpulan setiap dua minggu sekali.

“Saya bangga melihat istri dan ibu-ibu nasabah di Sentra Kampung Baru Melati kompak, disiplin, dan solid satu sama lain karena semua itu menjadi modal bagi istri dan ibu-ibu nasabah lain untuk terus menumbuhkan usahanya, bertahan dalam situasi apapun, menjadi lebih berdaya, dan pintar mengelola keuangan,” imbuh hendri.

BTPN Syariah memberdayakan masyarakat melalui kegiatan kumpulan yang dilakukan dua minggu sekali.

Bank memberikan akses keuangan berupa layanan perbankan serta akses pengetahuan melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan.

Kepala Pembiayaan Area Sumatera Barat, Erlita Libriyanti, menjelaskan bahwa kumpulan menjadi wadah BTPN Syariah dalam memberdayakan dan mendampingi masyarakat inklusi, khususnya ibu-ibu, sehingga mampu membangun empat perilaku unggul nasabah, yakni BDKS.

Erlita menambahkan, kumpulan juga mempererat hubungan antar ibu-ibu nasabah, menciptakan solidaritas dan kekeluargaan, sehingga mereka saling mendukung dalam membangun usaha dan menggapai impian.

Kehadiran nasabah dalam kumpulan sangat penting untuk memastikan mereka mendapatkan pelatihan dan pendampingan optimal serta manfaat berjenjang untuk mewujudkan hidup yang lebih berarti.

Corporate & Marketing Interaction Head BTPN syariah, Ainul Yaqin, menambahkan bahwa BTPN Syariah fokus memberdayakan masyarakat inklusi dengan memberikan akses keuangan dan pengetahuan yang tepat.

“Bahwa ujungnya dalam proses bisnis BTPN Syariah adalah membangun perilaku unggul nasabah segmen ultra mikro, yaitu BDKS, Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling bantu atau Solidaritas,” jelas Ainul Yaqin.

Ainul Yaqin yang akrab disapa Ain, juga mengatakan solidaritas yang terbangun akan menjadi daya tahan yang baik untuk menghadapi kondisi apapun secara bersama-sama. Semangat ini akan semakin kuat dengan meningkatnya kehadiran nasabah di kumpulan.

“Dengan demikian, hadir dikumpulan adalah sebuah keharusan untuk mendapatkan semua akses yang diberikan oleh BTPN Syariah,” tegasnya.

Hingga semester I 2025, BTPN Syariah telah menyalurkan pembiayaan sekitar Rp291 miliar kepada lebih dari 78 ribu nasabah yang merupakan masyarakat inklusi di Sumatera Barat.