Tutup
News

Bukittinggi Dorong Kota Kreatif Lewat Dialog Bersama Jejaring Kreatif Nasional

235
×

Bukittinggi Dorong Kota Kreatif Lewat Dialog Bersama Jejaring Kreatif Nasional

Sebarkan artikel ini
pemko-bukittinggi-ikuti-dialog-kota-kreatif-antarjejaring-kreatif
Pemko Bukittinggi Ikuti Dialog Kota Kreatif Antarjejaring Kreatif

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi tengah berupaya mewujudkan ambisi besar untuk menjadikan daerahnya sebagai Kota Perjuangan. Hal ini didasari nilai sejarah, budaya, dan semangat masyarakat setempat. Aspirasi ini mengemuka saat Dialog Kota kreatif yang dihadiri Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dan pelaku jejaring kreatif dari berbagai daerah, Senin (4/8), di aula balaikota.

Wakil Walikota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan apresiasi atas peran serta kontribusi ICCN dan Bukittinggi creative Network (BCN) yang telah menginspirasi daerah untuk bergerak maju dalam pengembangan kota kreatif.

Menurut Ibnu Asis, hal ini menjadi pendorong bagi Bukittinggi untuk bersanding dengan kota-kota lain yang telah lebih dulu menyandang predikat kota kreatif.Langkah ini selaras dengan visi dan misi Kota Bukittinggi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2025-2029, yang secara eksplisit menargetkan Bukittinggi sebagai kota kreatif di masa depan.

Ibnu Asis menambahkan, potensi kreativitas di Bukittinggi sangatlah besar, terutama dalam bidang sejarah, kuliner, dan warisan budaya. Keunikan, talenta, serta bakat lokal yang beragam menjadi modal utama dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Lebih lanjut, Ibnu Asis menegaskan bahwa Walikota Bukittinggi memiliki visi besar untuk menjadikan kota ini sebagai Kota Perjuangan. Hal ini bukan tanpa alasan.

“Banyak sejarah yang lahir dari Bukittinggi, yang bisa dituliskan dengan tinta emas sebagai bagian perjuangan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Setelah proklamasi, Bukittinggi menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), yang berlangsung sejak 1 Desember 1948 hingga 1 Juli 1949.

“Semangat sejarah perjuangan inilah yang ingin kami lanjutkan. Kita jadikan identitas kota ini bukan hanya sebagai kota kreatif, tapi juga kota perjuangan berlandaskan nilai sejarah, budaya dan semangat masyarakatnya,” pungkasnya.