Tutup
NewsPeristiwa

Logo dan Maskot MTQ ke-41 Resmi Diluncurkan, Bukittinggi Siap Jadi Tuan Rumah

195
×

Logo dan Maskot MTQ ke-41 Resmi Diluncurkan, Bukittinggi Siap Jadi Tuan Rumah

Sebarkan artikel ini
foto: Internet

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi secara resmi meluncurkan logo dan maskot Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-41 tingkat Sumatera Barat, menandai dimulainya hitung mundur menuju perhelatan akbar yang akan berlangsung pada 13-18 Desember 2025.

Peluncuran ini menjadi simbol kesiapan Bukittinggi sebagai tuan rumah dan komitmen untuk menyukseskan acara tersebut.

Acara peluncuran yang meriah digelar di Balairung Rumah Dinas Walikota Bukittinggi, Senin (10/11), dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh agama.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyatakan rasa syukur dan menegaskan kesiapan penuh kota untuk menyambut ribuan kafilah dan pengunjung.

“Atas nama Pemko kami siap menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-41. Peluncuran logo dan maskot ini menjadi bukti kesiapan kita menyukseskan ajang besar ini,” ujarnya.

Logo dan maskot yang terpilih melalui sayembara yang diikuti oleh 47 peserta, diharapkan dapat merepresentasikan semangat Qur’ani dan keunikan Kota Bukittinggi.

Panitia memperkirakan ajang ini akan menarik sekitar 20 ribu pengunjung, memberikan dampak ekonomi positif yang signifikan bagi masyarakat Bukittinggi, termasuk sektor perhotelan, kuliner, dan UMKM.

Ketua Pelaksana MTQ ke-41 yang diwakili oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bukittinggi, Eri Iswandi, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan disebar di 16 lokasi di seluruh kota. Lapangan Kantin akan menjadi venue utama, didukung oleh 11 masjid di setiap kecamatan, serta lokasi ikonik seperti Gedung RRI, Auditorium Pustaka Bung Hatta, GOR Bermawi, dan MAN 2 Bukittinggi.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan dukungan penuh terhadap acara ini. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ahmad Zakri, mewakili Gubernur, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Bukittinggi.

Ia menekankan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat ukhuwah, dan meningkatkan semangat kebersamaan antardaerah.

Panitia mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk bersama-sama menyukseskan MTQ ke-41 dan menjadikan Bukittinggi sebagai pusat gema Alquran di penghujung tahun 2025.