Tutup
EkonomiInvestasiPerbankan

BUMN Bangun Hunian Sementara, Alirkan Rp1 Triliun Pulihkan Sumatra

205
×

BUMN Bangun Hunian Sementara, Alirkan Rp1 Triliun Pulihkan Sumatra

Sebarkan artikel ini
rosan-bidik-dana-csr-bumn-rp1-t-untuk-bangun-hunian-korban-bencana
Rosan Bidik Dana CSR BUMN Rp1 T untuk Bangun Hunian Korban Bencana

Jakarta – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menargetkan dana Rp1 triliun dari program CSR BUMN untuk membantu pemulihan pascabencana di sumatra.

Dana tersebut akan difokuskan untuk membangun hunian sementara (huntara) bagi korban banjir dan longsor yang terjadi sejak akhir November lalu.

Kepala BPI Danantara,Rosan Roeslani,menyatakan target pengeluaran dari CSR seluruh BUMN mencapai kurang lebih Rp1 triliun.

Hal ini disampaikan saat mendampingi Presiden Prabowo subianto meninjau pembangunan hunian korban bencana di Aceh Tamiang, Kamis (1/1).

Rosan menambahkan, realisasi pembangunan rumah dan penyediaan bahan-bahan lain saat ini telah mencapai sekitar Rp655 miliar.

Danantara menargetkan pembangunan 15 ribu unit huntara selesai dalam tiga bulan ke depan.

Pembangunan ini dikoordinasikan bersama sejumlah BUMN Karya di tiga provinsi terdampak.

“Rencananya, dalam tiga bulan ke depan, kita bisa menyelesaikan 15 ribu rumah yang terbagi di tiga provinsi,” jelas Rosan.

Rinciannya, Aceh sekitar 12 ribu unit, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah sekitar 2.000 unit, dan Sumatera Barat 500 unit.

Serah terima 600 unit hunian kepada pemerintah daerah dijadwalkan pada 8 Januari mendatang sebagai tahap awal.

Selain rumah, Danantara juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti taman bermain, jaringan Wi-Fi, musala, 14 unit dapur umum, serta 120 unit toilet dan kamar mandi.Hunian dibangun di atas lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) seluas sekitar 4,5 x 4,5 meter atau 22 meter persegi per unit.

Dalam proses pembangunan, Danantara melibatkan 1.635 pekerja dari BUMN Karya seperti Hutama Karya, Waskita Karya, Wijaya Karya, PP, Nindya Karya, dan Adhi Karya. Mereka bekerja selama 24 jam.

Selain hunian sementara, Danantara juga merencanakan pembangunan hunian tetap di area seberang hunian sementara. Lahan yang tersedia saat ini seluas 5,8 hektare dan dapat diperluas hingga 13 hektare.