Agam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam mengambil tindakan tegas terkait insiden perobekan konsep surat hibah yang dilakukan oleh seorang wali jorong di Kenagarian Gadut. Bupati Agam, Benny Warlis, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.Permohonan maaf itu disampaikan Benny Warlis saat acara makan malam bersama awak media Bukittinggi Press Club di rumah dinasnya,Minggu (10/08/2025).Ia menegaskan bahwa insiden ini menjadi tanggung jawab Pemkab Agam.
“Atas nama pemerintah, kami meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian yang tidak kita inginkan. permintaan maaf ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai pemerintah,” ujar Benny Warlis.
Benny Warlis menyayangkan tindakan perobekan surat tersebut. “Salahnya merobek surat itu,disitu salahnya. Insiden itu yang kami sesalkan,seharusnya semua itu tidak akan terjadi kalau kedua belah pihak bisa menahan diri,” tuturnya.
Sebagai tindak lanjut, Benny Warlis menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada wali jorong yang bersangkutan agar kejadian serupa tidak terulang. “Kita akan memberikan Vanish kepada oknum Jorong tersebut,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemkab Agam memberikan apresiasi kepada donatur yang telah bersedia membantu nagari.Benny Warlis menyampaikan rasa terima kasih kepada Ida Ardjunas Abdul Malik atas bantuannya.
“Kami berterima kasih kepada Ibu Ida ardjunas Abdul Malik yang mau membantu tugas-tugas dan tanggung jawab kita kepada masyarakat,” kata Benny Warlis.
Ia menambahkan,Pemkab Agam mengapresiasi bantuan sumur bor yang akan diberikan kepada masyarakat Padang Rajo. “Kita apresiasi Ibu Ida yang mau membantu membuatkan sumur bor untuk masyarakat Padang Rajo. Kita berharap itu bisa terlaksana,dan pemkab Agam akan membantu proses serta kelengkapannya,” pungkas Benny Warlis.







