Tutup
News

Campago Evaluasi Pembangunan, MTQ Jadi Momentum Tingkatkan Kualitas Masyarakat Nagari

224
×

Campago Evaluasi Pembangunan, MTQ Jadi Momentum Tingkatkan Kualitas Masyarakat Nagari

Sebarkan artikel ini
warga-nagari-campago-bangun-kampung-dengan-gotong-royong
Warga Nagari Campago Bangun Kampung dengan Gotong Royong

Parik Malintang – Nagari Campago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman, menunjukkan sinergi yang kuat antara pembangunan fisik dan spiritual. Selain fokus pada infrastruktur, pemerintah nagari juga menorehkan prestasi di bidang keagamaan.

Walinagari Campago zul Hadi pada Selasa (5/8) menjelaskan,evaluasi program pembangunan terus dilakukan untuk meningkatkan efektivitasnya. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan nilai beberapa program pembangunan nagari di tengah masyarakat,” ujarnya.Program-program tersebut mencakup bidang ekonomi, pendidikan, dan fisik.

Zul Hadi juga menyampaikan keberhasilan Nagari Campago dalam lomba MTQ Nasional ke-50 tingkat Kecamatan V Koto Kampung Dalam yang diselenggarakan di Nagari Sikucur Utara. Menurutnya, prestasi ini diraih berkat kerjasama antara Pemerintah Nagari Campago, Kantor Urusan Agama (KUA), tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama, dan pemuka masyarakat.

Nagari Campago memiliki sejumlah fasilitas pendidikan keagamaan, di antaranya 7 mesjid, 29 mushala, dan 15 unit pendidikan TPA/TPSA yang tersebar di 8 korong, yaitu Korong Bukit Gonggang, Kampung Dalam, Kampung Tanjung, Padang Manih, Kampung Pauh, Bukit Caliak Rawang, Bukit Caliak, dan Ajuang.

Selain itu, Nagari Campago juga memiliki pusat pendidikan nasional yang terdiri dari 2 unit Sekolah Taman Kanak (TK), 8 Sekolah Dasar (SD), 1 SMP, 1 MTsN, dan 1 SMA.

Camat V Koto Kampung Dalam Firman Suheri didampingi Ka. KUA V Koto Kampung Dalam Masrijal Habib dan Wali Nagari Sikucur Utara Maiyunis Alima, menyerahkan piala kepada Wali Nagari Campago Zul hadi atas kemenangan tersebut di Mesjid Raya Nagari Sikucur Utara.

Di samping keberhasilan di bidang keagamaan, Pemerintah Nagari Campago juga melakukan evaluasi terhadap program pembangunan infrastruktur seperti jalan poros nagari, jembatan, irigasi, dan saluran tali bandat. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah nagari aktif turun ke korong-korong untuk memantau dan mengevaluasi berbagai program pembangunan.