Tutup
News

Canangkan Farm the Future, Gubernur Mahyeldi Ajak Generasi Muda Bertani

251
×

Canangkan Farm the Future, Gubernur Mahyeldi Ajak Generasi Muda Bertani

Sebarkan artikel ini
canangkan-gerakan-farm-the-future,-gubernur-mahyeldi:-tumbuhkan-semangat-generasi-muda-bertani
Canangkan Gerakan Farm the Future, Gubernur Mahyeldi: Tumbuhkan Semangat Generasi Muda Bertani

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggagas gerakan “Farm the Future” untuk menarik minat generasi muda ke sektor pertanian. Langkah ini diharapkan menjadi solusi atas ancaman krisis pangan global.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan gerakan ini bertujuan membangkitkan semangat anak muda untuk bertani.

“Gerakan Farm the Future ini kita hadirkan untuk membangkitkan minat anak muda bertani, sekaligus jawaban dari isu tantangan krisis pangan global,” kata Mahyeldi saat pencanangan gerakan di Auditorium gubernuran, Kamis (9/10/2025).

Mahyeldi mengakui sektor pertanian menghadapi tantangan struktural dan regeneratif. Keterbatasan lahan, minimnya teknologi, dan lambannya regenerasi petani menjadi perhatian utama.Data sensus pertanian 2003 menunjukkan hanya 21,93 persen petani di sumbar yang berusia 19-39 tahun.

“Artinya, generasi muda semakin menjauh dari ladang.Kalau hari ini kita tidak bergerak, 10 atau 30 tahun ke depan siapa yang akan menanam, siapa lagi yang akan memproduksi pangan,” tegasnya.

Selain itu, produktivitas pertanian di Sumbar dinilai masih rendah. Tuntutan pasar yang semakin meningkat membutuhkan inovasi.

“Produktivitas padi kita masih di kisaran 5 ton per hektare. Beberapa waktu lalu, inflasi juga sempat dipicu oleh gangguan produksi cabai merah. Ini tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda untuk menghadirkan pertanian cerdas berbasis teknologi atau smart farming,” ujar Mahyeldi.

Pemerintah mendorong penerapan inovasi seperti metode green house dan hidroponik.

“kita ingin anak muda melihat bahwa pertanian hari ini bukan lagi kerja tangan semata, tapi kerja pikiran, riset, dan inovasi,” tambahnya.

Gerakan “smart farming” diharapkan mendorong regenerasi petani melalui teknologi. selain itu, juga membuka peluang bagi usaha rintisan (startup) agro dan ekosistem ekonomi pertanian berkelanjutan.

“Kita ingin pertanian menjadi sumber ekonomi yang kuat dan berkelanjutan bagi Sumatera Barat,” tuturnya.

Inisiator gerakan, Mursalim, menambahkan bahwa Farm the Future bertujuan mengubah citra petani menjadi profesi modern dan bergengsi.

Pencanangan gerakan ini ditandai dengan penandatanganan komitmen kolaborasi antara Pemprov Sumbar, Forkopimda, perbankan, BUMN, media, kelompok petani milenial, dan mahasiswa.