Tutup
Perbankan

Dampak Efisiensi Anggaran, Cabang Lomba MTQN Tingkat Batipuh Dikurangi

269
×

Dampak Efisiensi Anggaran, Cabang Lomba MTQN Tingkat Batipuh Dikurangi

Sebarkan artikel ini
dampak-efisiensi-anggaran,-cabang-lomba-mtqn-tingkat-batipuh-dikurangi
Dampak Efisiensi Anggaran, Cabang Lomba MTQN Tingkat Batipuh Dikurangi

Batipuh – Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) tingkat Kecamatan Batipuh tetap digelar, meski ada penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat. Acara yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin (23/06/2025), ini menampilkan berbagai perlombaan yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai nagari.

Pembukaan MTQN dipusatkan di halaman Masjid Hidayah,Nagari Batipuh Ateh.Asisten Administrasi Umum, Jasrinaldi, yang mewakili bupati Tanahdatar, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mewujudkan Tanahdatar Madani. “Alhamdulillah di tengah efisiensi, kita masih bisa menyelenggarakan MTQN ini,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang mencari yang terbaik, tetapi juga sarana untuk menggali nilai-nilai Alquran sebagai pedoman hidup.

Kepala Seksi Bimas Islam, H.M. Algafari, yang mewakili Kepala Kemenag Tanahdatar, menjelaskan bahwa MTQN menjadi momen penting untuk evaluasi dan apresiasi. Evaluasi dilakukan untuk mengukur hasil dari lembaga non-formal seperti TPQ, TPSQ, dan Rumah Tahfiz. “Momen MTQ merupakan momen evaluasi dan apresiasi,” katanya. Ia berharap pemerintah daerah terus memberikan insentif kepada para pengajar. Apresiasi diberikan kepada qari/qariah dan hafiz/hafizah terbaik dengan mengikutsertakan mereka dalam MTQN tingkat yang lebih tinggi.

MTQN kecamatan Batipuh mempertandingkan lima cabang dengan 13 golongan, meliputi tilawah Al-qur’an, tartil Al-qur’an, Tahfidz, MSQ, dan MFQ. Sebanyak 176 peserta dari delapan nagari turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Perlombaan diselenggarakan di lima lokasi berbeda, yaitu Masjid Hidayah Balai Mato Aia, Mushalla Istiqomah Pincuran Basa, Masjid Nurul Huda, Masjid Lillah Subarang, dan SDN 14 Batipuah Ateh.

Wali Nagari Batipuah Ateh, Ade Putra, menyatakan bahwa sebagai tuan rumah, pihaknya tidak menargetkan hal khusus selain kesuksesan penyelenggaraan. “Keinginan tentu kita menjadi juara umum, tetapi itu bukan target utama kita,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa seluruh peserta dari Batipuah Ateh telah mendapatkan pembinaan di TPA dan Rumah Tahfiz. Putra berharap kegiatan ini berjalan lancar dari awal hingga akhir, meskipun durasi pelaksanaannya dipersingkat dari tiga hari menjadi dua hari.