Tutup
EkonomiInvestasiPerbankan

Danantara, INA Danai Pembangunan Pabrik Chandra Asri

86
×

Danantara, INA Danai Pembangunan Pabrik Chandra Asri

Sebarkan artikel ini
danantara-ina-teken-perjanjian-investasi-rp3,37-t-dengan-chandra-asri
Danantara-INA Teken Perjanjian Investasi Rp3,37 T dengan Chandra Asri

Jakarta – Kabar baik bagi industri nasional! Danantara Indonesia, Indonesia Investment Authority (INA), dan Chandra Asri Group resmi meneken perjanjian investasi untuk pembangunan pabrik Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC).

Investasi senilai US$200 juta atau setara Rp3,37 triliun ini merupakan bagian dari total dana pembangunan pabrik sebesar US$800 juta (Rp13,48 triliun).

Tujuan utama investasi ini adalah mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor bahan baku industri dan mendorong hilirisasi.

“Perjanjian ini menegaskan komitmen danantara Indonesia memperkuat industri strategis nasional,” kata Chief investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, Selasa (3/3).

Pabrik CA-EDC akan dibangun di Cilegon,Banten,dan dioperasikan oleh Chandra Asri Group.

Kapasitas produksi Caustic Soda diharapkan dapat memperkuat substitusi impor dan ketahanan pasokan domestik.

“Kolaborasi ini adalah langkah nyata mempercepat hilirisasi, kunci penggerak ekonomi Indonesia,” imbuh Pandu.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyambut baik partisipasi Danatara Indonesia dan INA.

“Dukungan ini mencerminkan kepercayaan terhadap kapabilitas Chandra Asri Group,” kata Erwin.

Pembangunan pabrik CA-EDC ini juga akan menciptakan ribuan lapangan kerja.

“Pembangunan dan operasional fasilitas ini akan membuka peluang kerja baru sebanyak 3.000 pada masa konstruksi dan 250 saat operasional,” jelas Erwin.

Pengganti Sementara Ketua Dewan Direktur INA, Eddy Porwanto, menyatakan investasi ini adalah mandat investasi jangka panjang INA.

“Upaya ini diharapkan mendorong hilirisasi,meningkatkan nilai tambah,serta memperkuat daya saing dan ketahanan industri nasional,” jelas Eddy.

Caustic Soda digunakan sebagai bahan baku sabun,deterjen,pemurnian alumina,dan pembuatan kertas. Sementara EDC adalah bahan baku utama industri konstruksi dan pengemasan.

Pabrik CA-EDC yang dikelola PT Chandra Asri Alkali (CAA), anak perusahaan Chandra Asri Group, direncanakan beroperasi pada 2027.

Pada fase pertama, pabrik akan memiliki kapasitas produksi tahunan 400 ribu ton Caustic Soda kering dan 500 ribu ton Ethylene dichloride.