Tutup
News

Danantara Kawal Pembangunan Kampung Haji Mekah, Targetkan Fasilitas Layak Jamaah

291
×

Danantara Kawal Pembangunan Kampung Haji Mekah, Targetkan Fasilitas Layak Jamaah

Sebarkan artikel ini
kawal-langsung-rencana-pembangunan-kampung-haji-di-mekah,-danantara:-kami-akan-bergerak-cepat
Kawal Langsung Rencana Pembangunan Kampung Haji di Mekah, Danantara: Kami akan Bergerak Cepat

Jakarta – badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) tengah berupaya merealisasikan pembangunan Kampung Haji di Mekah, Arab Saudi, sebagai respons atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara indonesia, Rosan Roeslani, telah melakukan kunjungan kerja ke Jeddah dan Mekah untuk meninjau langsung potensi lokasi pembangunan. Rosan mengatakan, pihaknya akan mengawal proses ini dari awal hingga terwujud.”Insya allah, kami akan mengawal proses ini dari tahap awal hingga terwujud, sehingga jemaah Indonesia memiliki fasilitas yang representatif dan layak selama menjalankan ibadah,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Kamis (14/8/2025).

rosan menjelaskan, Kampung Haji akan menjadi pusat layanan terpadu yang menyediakan fasilitas penginapan yang baik dan nyaman, klinik kesehatan, serta ruang pembinaan manasik di lokasi strategis. Dalam kunjungannya, Rosan meninjau lebih dari 10 opsi lahan dan 3 proyek besar di Mekah yang menjadi kandidat potensial.

Menurut Rosan, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi bagi jutaan jemaah haji dan umrah Indonesia setiap tahunnya. “Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan dan efisiensi bagi jutaan jemaah haji dan umrah Indonesia setiap tahunnya,” kata Rosan.

Selain melakukan peninjauan lokasi,Rosan juga mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak terkait,termasuk Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC),Badan Penyelenggara Haji RI (BP haji),Kementerian Haji dan Umrah,serta Kementerian Investasi Saudi Arabia.Fokus utama dalam pemilihan lokasi, menurut Rosan, tidak hanya pada jarak ke Masjidil Haram, tetapi juga pada aspek kenyamanan, keamanan, dan kelayakan fasilitas bagi jemaah. “Target kami adalah memastikan semua unsur terpenuhi, mulai dari aspek teknis, legalitas, hingga keberlanjutan pengelolaan,” tegasnya.

Pemerintah Arab Saudi baru-baru ini mengumumkan kebijakan yang membuka peluang bagi entitas asing untuk memiliki properti di Mekah.Rosan menyatakan, danantara Indonesia akan bergerak cepat untuk memanfaatkan peluang ini. “Kami akan bergerak cepat menyelesaikan tahapan dan mengikuti proses yang disyaratkan oleh otoritas setempat. Kami ingin memastikan Indonesia menjadi salah satu pihak pertama yang memanfaatkan peluang ini,” ujarnya.Rosan menambahkan, proyek Kampung Haji merupakan bagian dari inisiatif pemerintah RI untuk memperkuat pelayanan jemaah haji dan umrah, sekaligus mempererat hubungan strategis antara Indonesia dan Arab Saudi. “Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan rasa aman dan bangga bagi para jemaah kita.Kami ingin setiap jemaah yang datang ke Tanah Suci merasakan dukungan penuh dari negara,bahkan jauh dari tanah air,” tuturnya.

Kampung Haji diharapkan menjadi simbol kehadiran Indonesia di Mekah, yang mencerminkan komitmen negara terhadap kenyamanan dan keamanan warganya saat beribadah. Rosan memohon doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia agar langkah ini diberkahi Allah SWT, berjalan lancar, dan menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat.”Mohon doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia agar langkah ini diberkahi Allah SWT, berjalan lancar, dan menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat,” pungkas Rosan.