Tutup
Politik

Dedi Mulyadi Pacu Ekonomi Lokal dengan Pabrik NPK Nitrat Rp 600 M

163
×

Dedi Mulyadi Pacu Ekonomi Lokal dengan Pabrik NPK Nitrat Rp 600 M

Sebarkan artikel ini

Karawang – Jawa Barat kini memiliki harapan baru untuk ketahanan pangan nasional. Groundbreaking pabrik NPK Nitrat pertama di Indonesia senilai Rp 600 miliar telah dilakukan di Karawang, Selasa (23/12/2025). Pabrik ini diharapkan mampu menekan impor pupuk dan meningkatkan produktivitas pertanian hortikultura.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pembangunan pabrik ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap petani. “Pemerintah wajib hadir bagi petani,” ujarnya, menekankan pentingnya jaminan harga jual gabah yang menguntungkan dan ketersediaan lahan.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menambahkan bahwa kebutuhan pupuk nasional mencapai 450 ribu ton per tahun, yang sebagian besar masih dipenuhi melalui impor. Pabrik yang berdiri di atas lahan lima hektar ini diharapkan mampu memproduksi 100 ribu ton NPK Nitrat per tahun.

Presiden Prabowo, kata Sudaryono, telah menyetujui pembangunan dan revitalisasi pabrik pupuk di tujuh titik di Jawa dan Sumatera hingga 2029. Ia menargetkan pembangunan pabrik NPK Nitrat ini selesai dalam 21 bulan, mengingat kebutuhan pupuk dalam negeri yang mendesak.

NPK Nitrat memiliki keunggulan dalam mendorong pertumbuhan daun dan batang tanaman, serta meningkatkan ketahanan terhadap cuaca ekstrem dan hama.

Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Rahmad Pribadi, menjelaskan bahwa pabrik ini menggunakan teknologi terkini dari Spanyol dan ditargetkan beroperasi penuh pada Agustus 2027.

Rahmad mengklaim bahwa pembangunan pabrik ini akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi domestik melalui nilai TKDN sebesar Rp 140 miliar dan potensi penerimaan PPh Badan hingga Rp 33 miliar per tahun.

Selain itu, pabrik ini berpotensi menghemat devisa negara sebesar Rp 700 miliar per tahun dari substitusi impor. Penggunaan NPK Nitrat juga terbukti mampu meningkatkan produktivitas hortikultura hingga 11,5 persen.

Dedi Mulyadi juga meminta PT Pupuk Kujang untuk terus mengembangkan pupuk organik guna memulihkan unsur hara tanah di Jawa Barat, demi menjaga kualitas tanah dan keberlanjutan pertanian.