Tutup
EkonomiInvestasiNews

Devisa Indonesia Melonjak, Pemerintah Genjot Penerimaan dan Tarik Utang

171
×

Devisa Indonesia Melonjak, Pemerintah Genjot Penerimaan dan Tarik Utang

Sebarkan artikel ini
penerimaan-pajak-masuk-hingga-pemerintah-tarik-utang-bikin-cadangan-devisa-ri-desember-2025-naik
Penerimaan Pajak Masuk hingga Pemerintah Tarik Utang Bikin Cadangan Devisa RI Desember 2025 Naik

jakarta – Kabar gembira datang dari Bank Indonesia (BI). Cadangan devisa Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan pada akhir Desember 2025.

Bank sentral mencatat,posisi cadangan devisa mencapai US$156,5 miliar.

Angka ini meningkat dibandingkan posisi akhir November 2025 yang sebesar US$150,1 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, menjelaskan sejumlah faktor pendorong kenaikan ini.

Penerimaan pajak dan jasa, penerbitan sukuk global pemerintah, serta penarikan pinjaman pemerintah menjadi sumber utama peningkatan cadangan devisa.

Dengan posisi saat ini, cadangan devisa setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor.

Atau, setara dengan 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Ini berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

BI menilai, cadangan devisa yang kuat ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal.

Selain itu, juga menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Bank Indonesia optimistis ketahanan sektor eksternal akan tetap terjaga. Hal ini didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai.

Aliran masuk modal asing juga diprediksi terus berlanjut. Ini sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya.