Tutup
News

Dharmasraya dan Padang Ditetapkan Penerima Program Penataan Kawasan dan Sanitasi dari Pusat

264
×

Dharmasraya dan Padang Ditetapkan Penerima Program Penataan Kawasan dan Sanitasi dari Pusat

Sebarkan artikel ini
dharmasraya-dan-padang-ditetapkan-penerima-program-penataan-kawasan-dan-sanitasi-dari-pusat
Dharmasraya dan Padang Ditetapkan Penerima Program Penataan Kawasan dan Sanitasi dari Pusat

DHARMASRAYA – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, memberikan angin segar bagi warga Kabupaten Dharmasraya dan Kota Padang dengan program bedah rumah tahun 2025. Kabar ini disambut gembira oleh masyarakat Dharmasraya.

Pengumuman penetapan Dharmasraya sebagai penerima program peningkatan kualitas permukiman dan sanitasi rumah ini disampaikan pada acara di halaman Kantor Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung, Senin malam (29/7/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera barat, Vasko Ruseimy, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, termasuk Sekda Jasman, Camat Pulau Punjung Yulius, dan Wali nagari David Iskan.

Program ini akan menyasar Jorong Pasar Lama dan Jorong Tabek, Nagari IV Koto, Kecamatan Pulau Punjung. Sebanyak 54 kepala keluarga akan menerima bantuan bedah rumah dengan nilai Rp20-30 juta per unit. Selain itu, program ini juga mencakup pembangunan 50 unit MCK, pengaspalan jalan, drainase lingkungan, jaringan air bersih, hingga penataan kawasan permukiman seluas 15,4 hektare.

Menurut Annisa, tokoh masyarakat setempat, program ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga ke dharmasraya pada 3 Juli lalu.Saat itu, Menteri mengajak Wagub Vasko meninjau langsung kondisi kawasan Pasar Lama yang dinilai tidak layak huni. Aspirasi warga pun langsung disampaikan kepada pihak kementerian di Jakarta. “Alhamdulillah, berkat bantuan Uda Wagub menyampaikan langsung aspirasi kita kepada Pak Menteri, program ini akhirnya sampai ke Dharmasraya,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Vasko Ruseimy dalam sambutannya pada Senin (29/7/2025) menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat. “Saya berharap ini bukan kontribusi terakhir saya untuk Dharmasraya. Kita akan terus dorong agar lebih banyak program nasional hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya.

Dari 510 kabupaten/kota se-Indonesia, hanya 10 daerah yang terpilih menerima program ini. Sumatera Barat menjadi provinsi prioritas dengan mendapatkan 2 kuota sekaligus, yaitu Kabupaten Dharmasraya dan Kota Padang.

Vasko menambahkan,pemerintah akan terus berupaya memperjuangkan program-program pusat untuk hadir di Sumatera Barat.”Kita akan terus perjuangkan agar lebih banyak program pusat hadir ke Sumatera Barat. Dan kita akan terus bekerja aktif menyuarakan langsung aspirasi masyarakat ke pemerintah pusat,” tegasnya.

Program ini disambut antusias oleh warga dan tokoh masyarakat setempat. Mereka berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah akan terus diperkuat untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.