Tutup
News

Digitalisasi Daerah: Sumbar Raih Apresiasi, Ekonomi Terpacu

84
×

Digitalisasi Daerah: Sumbar Raih Apresiasi, Ekonomi Terpacu

Sebarkan artikel ini
transformasi-digital-daerah-menguat,-pemprov-sumbar-raih-bank-indonesia-award-2025
Transformasi Digital Daerah Menguat, Pemprov Sumbar Raih Bank Indonesia Award 2025

Padang – Bank Indonesia (BI) memberikan apresiasi kepada sejumlah pemerintah daerah di Sumatera Barat (Sumbar) atas keberhasilan mereka dalam mempercepat digitalisasi keuangan.

Apresiasi ini diberikan melalui ajang Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2025, Bank Indonesia Award 2025, serta Apresiasi Mitra Pemerintah Kolaboratif 2025.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan penghargaan ini adalah bukti komitmen bersama pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital.

Transformasi digital ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan ekonomi daerah.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh pemerintah daerah di Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi, Sabtu (24/1/2026).

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya memperluas elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, meningkatkan transparansi, serta mempermudah akses layanan publik melalui sistem digital.

Pemprov Sumbar bersama BI secara konsisten terus mendorong 19 kabupaten dan kota di Sumbar untuk mempercepat digitalisasi daerah.

Upaya ini meliputi perluasan kanal pembayaran non tunai hingga optimalisasi penggunaan QRIS dalam berbagai layanan pemerintah.

“Digitalisasi bukan sekadar tuntutan zaman, tetapi kebutuhan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, akuntabel, dan inklusif,” tegas Mahyeldi.

Dalam ajang Bank Indonesia Award 2025, Pemprov Sumbar meraih penghargaan tingkat nasional sebagai Pemerintah Provinsi Penggerak Ekonomi Digital Nasional Terbaik Wilayah Sumatera.

Sementara itu, Kota Payakumbuh meraih peringkat pertama TP2DD terbaik wilayah Sumatera dalam ajang Championship TP2DD 2025.

Kabupaten Sijunjung menyusul sebagai peringkat kedua terbaik kategori layanan sistem pembayaran.

BI juga memberikan Apresiasi Mitra Pemerintah Kolaboratif 2025 kepada Pemprov Sumbar, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Solok.

Ketiganya dinilai berperan aktif dan kolaboratif dalam mendukung percepatan digitalisasi daerah.

Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pemerintah daerah yang meraih penghargaan.

“Penghargaan ini mencerminkan komitmen kuat bersama dalam mempercepat transformasi digital,” kata Mohamad Abdul Majid Ikram.

Ia menambahkan, penghargaan ini juga sebagai upaya memperkuat ekosistem pembayaran, serta menghadirkan layanan publik yang semakin inklusif, efisien, dan aman.

Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemerintah daerah di Sumbar.

Tujuannya adalah mewujudkan digitalisasi yang berkelanjutan, sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing.

Capaian ini menegaskan posisi sumbar sebagai salah satu provinsi terdepan di wilayah sumatera dalam mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.