Padang – Universitas negeri Padang (UNP) gencar melakukan pendampingan terhadap Usaha mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat (Sumbar) melalui program pengabdian masyarakat. Program ini berfokus pada peningkatan daya saing UMKM melalui edukasi kemasan produk dan pemanfaatan pemasaran digital.
Ketua Pengabdian Masyarakat UNP, Dr.Phil. Dony Novaliendry, S.Kom., M.Kom, menyampaikan bahwa peningkatan daya saing UMKM di Sumbar, khususnya di Nagari taram, Kabupaten Limapuluh Kota, menjadi kunci agar produk lokal dapat bersaing dan diminati konsumen.”Kami memberikan edukasi tentang label yang memenuhi regulasi, seperti label halal, PIRT, BPOM, dan informasi nilai gizi,” ujarnya didampingi dua dosen anggota, Dr. Syafrijon, S.Pd., M.Kom.,dan Dr. Titi Sriwahyuni, S.Pd., M.Eng, Senin (4/8).
Dony menjelaskan, program pengabdian masyarakat bertema ‘Transformasi digital UMKM: integrasi desain kemasan profesional dan digital marketing’ ini didanai oleh DRPM. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 24 hingga 26 Juli 2025 di Kantor Wali Nagari Taram.
Transformasi digital UMKM diwujudkan melalui integrasi desain kemasan profesional dan digital marketing. “Bisa melalui dua aspek utama,desain kemasan yang menarik dan profesional,serta pemasaran digital yang efektif,” jelasnya.
Rincian kegiatan meliputi asesmen awal dan identifikasi kebutuhan UMKM, survei atau wawancara UMKM untuk mengetahui kondisi saat ini terkait kemasan, branding, dan pemasaran. analisis SWOT (Strength, Weakness, Possibility, threat) UMKM terkait branding dan pemasaran, serta penilaian kesiapan digital UMKM juga dilakukan.
pelatihan desain kemasan profesional dilakukan melalui workshop berbasis estetika, fungsi, dan psikologi konsumen, serta penggunaan software desain sederhana seperti Canva, CorelDraw, atau Adobe Illustrator. “Kita juga memberikan materi tentang tren kemasan ramah lingkungan dan ergonomis. Pendampingan rebranding produk, redesain logo, nama produk, tagline, dan citra visual,” imbuhnya. Peserta juga dilatih membuat identitas visual dan simulasi desain sebelum dicetak.
Pelatihan dan implementasi digital marketing mencakup dasar-dasar digital marketing, pembuatan konten, strategi pemasaran digital, teknik Search Engine Optimization (SEO) dan Social Media marketing (SMM), pengenalan Google Business Profile dan marketplace (Shopee, Tokopedia). Pembuatan media promosi digital, katalog digital, dan video promosi singkat juga diajarkan.
Peserta juga mendapatkan pendampingan pembuatan akun marketplace, simulasi transaksi, dan review pengalaman pengguna. Evaluasi dan monitoring dilakukan untuk menilai perubahan penjualan, engagement media sosial, dan impresi konsumen.Wali Nagari Taram, Nanang Anwar, SE, mengapresiasi tim pengabdian UNP dan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut serta membantu UMKM di Taram meningkatkan pendapatan masyarakat.







