Tutup
Teknologi

Ekspor Teh Malabar ke Taiwan, Jangkau Pasar Global

316
×

Ekspor Teh Malabar ke Taiwan, Jangkau Pasar Global

Sebarkan artikel ini
teh-indonesia-ini-punya-‘heritage-of-pride’,-tak-hanya-soal-rasa
Teh Indonesia Ini Punya ‘Heritage of Pride’, Tak Hanya soal Rasa

Jakarta – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 memulai ekspor perdana teh premium Malabar ke Taiwan pada awal Juli 2025.

ekspor ini menandai langkah awal ekspansi pasar teh indonesia ke segmen premium internasional.

teh Malabar yang diekspor merupakan produk unggulan dengan kualitas Leafy Grade OP FO (Orange Pekoe Flowery).

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan ekspor ini bukan hanya pencapaian komersial semata.

“Ini penegasan akan warisan dan kualitas teh Indonesia yang telah teruji sejak 1890,” ujarnya.

Teddy menambahkan, teh premium Malabar memiliki ‘heritage of Pride’ dengan cerita turun-temurun.

“Setiap cangkir teh Malabar yang diseduh bukan hanya menyajikan rasa, tetapi menghadirkan kejujuran kualitas dari proses budidaya yang berintegritas dan warisan sejarah yang hidup kembali dari kejayaan teh Indonesia,” tegasnya.

Teh Malabar diproduksi di perkebunan legendaris di kaki Gunung Malabar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Perkebunan ini dikenal sejak era kolonial Belanda dan dikelola oleh K.A.R. Bosscha sejak 1896.

Ketinggian optimal 1.400-1.600 meter di atas permukaan laut menghasilkan floral notes dan body kaya yang memicu rasa eksklusif.

Iklim lembap dan teknik pemetikan selektif membuat teh malabar memiliki aroma segar, warna cerah, dan karakter rasa khas dataran tinggi priangan.Ekspor ke Taiwan ini menjadi langkah awal menjangkau negara-negara di asia Timur, Eropa, dan Timur Tengah, dengan potensi serapan hingga 42 ton per tahun.

Permintaan terhadap specialty tea dengan cerita asal-usul yang kuat terus meningkat,terutama dari negara-negara seperti Taiwan,Jepang,Uni Emirat Arab (UEA),hingga Eropa.

Teh premium Malabar telah mengantongi sertifikasi Rainforest Alliance, serta diproses sesuai standar mutu HACCP dan ISO 22000.

Konsep ‘Sustainabilitea’ juga diterapkan, yang berarti praktik agronomi ramah lingkungan yang menjamin keamanan pangan dan higienitas teh dari daun hingga seduhan.