Tutup
News

Empat Tokoh Perempuan Sumbar Terima Limpapeh Achievement Award

310
×

Empat Tokoh Perempuan Sumbar Terima Limpapeh Achievement Award

Sebarkan artikel ini
empat-tokoh-perempuan-sumbar-terima-limpapeh-achievement-award
Empat Tokoh Perempuan Sumbar Terima Limpapeh Achievement Award

PADANG – Kontribusi besar dalam mengangkat harkat dan martabat perempuan Minangkabau mengantarkan empat tokoh perempuan menerima penghargaan “Limpapeh Achievement award” dari Himpunan Media Sumbar (hamas). Acara penyerahan penghargaan tersebut berlangsung meriah dalam gelaran “Puisi Merah Putih; Padusi Baca Puisi” yang diinisiasi Hamas bersama PLS (Penyala Literasi Sumbar), PPIPM-Indonesia (Pondok Puisi Inspirasi Pemikiran Masyarakat), dan PPIC (Poetry-Pen International Community) di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (9/8/2025).

Keempat tokoh perempuan yang menerima penghargaan tersebut adalah Hj. Nevi Zuairina (Anggota DPR RI), Hj. Emma Yohanna (Anggota DPD RI 2009-2024), Prof. Dr. Diana Kartika (Rektor Universitas Bung hatta), dan Annisa Suci Ramadhani, SH, LLM (Bupati Dharmasraya).Emma Yohanna dan Prof. Diana Kartika hadir langsung menerima penghargaan, sementara Nevi Zuairina diwakili oleh Tenaga Ahlinya, Dasril, dan Annisa Suci Ramadhani diwakili oleh Kepala Dinas Budparpora kabupaten Dharmasraya, Lasmita.

Acara yang dibuka oleh Hj. Harneli Mahyeldi ini juga diisi dengan orasi budaya oleh Guru Besar FBS UNP, Prof. Yenni Rozimela, MEd, phd, yang mengangkat tema “Tantangan Padusi Minang di Era digital”. Selain itu, belasan perempuan dari berbagai latar belakang turut serta dalam parade baca puisi.

Isa Kurniawan dari Hamas dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk memeriahkan Kemerdekaan RI ke-80 dan menularkan semangat berkesenian serta berkebudayaan di kalangan perempuan. “Ini merupakan bagian dari Gerakan Berkesenian dan Berkebudayaan (GBB) yang diusung oleh Hamas. Dan ini upaya kita membangun peradaban. Kita berharap peran padusi minang bisa lebih maksimal,” ujarnya. Isa menambahkan, “kemudian dengan berkesenian dan berkebudayaan, hati nurani menjadi terasah, sehingganya kehidupan itu menjadi lebih harmonis dan bermakna.”

Harneli mahyeldi mengapresiasi Hamas atas penyelenggaraan acara tersebut. Ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai tonggak negara. “Kalau baik perempuannya, maka baik pulalah negaranya. Kalau perempuannya rusak, maka rusak pula negaranya,” tuturnya. Harneli juga mengingatkan agar perempuan Minang meneladani para pahlawan perempuan dari Ranah Minang.

Emma Yohanna dan Prof. Diana Kartika turut memeriahkan acara dengan membacakan puisi yang membuat suasana menjadi lebih khidmat. Kehadiran Kadinas Kebudayaan Sumbar yang diwakili oleh Kepala Museum Adityawarman Dr. Tuti Alawiyah, SE, spd.I, MA, menambah semarak acara tersebut.