Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) sukses menggelar Festival Sastra Mursal Esten (FSME) X tahun 2025.
Festival tahunan ini diikuti 920 peserta dari dalam dan luar negeri.
Acara berlangsung di Teater Tertutup Mursal Esten, FBS UNP.
Dekan FBS UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., membuka festival ini secara resmi.
ketua Pelaksana FSME X, Ayu Gustia Ningsih, M.Pd., mengatakan festival ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berekspresi dan mengembangkan karya sastra.
FSME X tahun ini mengusung tema “sastra untuk Bumi, Manusia, dan masa Depan.”
Tema ini menegaskan sastra bukan hanya ekspresi estetika, tetapi juga cermin kepedulian terhadap kemanusiaan dan kelestarian bumi.
Jumlah peserta meningkat signifikan menjadi 920 orang, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 609 peserta.
Peningkatan ini menunjukkan semangat literasi dan kreativitas mahasiswa Indonesia terus berkembang.
Delapan cabang lomba diperlombakan, meliputi penulisan puisi, cerpen, esai, film adaptasi karya sastra, pembacaan berita, pembawa acara, pembacaan puisi, dan monolog.
Enam cabang lomba dilaksanakan secara daring, sementara pembacaan puisi dan monolog digelar secara langsung.
Sebanyak 60 peserta tampil dalam cabang pembacaan puisi, dan 10 peserta menampilkan monolog dengan penuh ekspresi.
Festival ini diikuti 87 perguruan tinggi di Indonesia dan 17 perguruan tinggi dari 13 negara.
Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah, Dr. Zulfadhli, S.S.,M.A., mengapresiasi capaian panitia dan antusiasme peserta.
FSME menjadi ajang penting dalam menumbuhkan kecintaan terhadap sastra dan mempererat jejaring akademik antarperguruan tinggi.
Festival Sastra Mursal Esten X 2025 ditutup dengan penuh semangat dan kebanggaan atas keberhasilannya.







