Tutup
News

Festival Sepak Rago Sumbar Lestarikan Tradisi, Eratkan Kekompakan

317
×

Festival Sepak Rago Sumbar Lestarikan Tradisi, Eratkan Kekompakan

Sebarkan artikel ini
evi-yandri-rajo-budiman-hidupkan-kembali-tradisi-minangkabau-lewat-festival-sepak-rago
Evi Yandri Rajo Budiman Hidupkan Kembali Tradisi Minangkabau Lewat Festival Sepak Rago

PADANG – Upaya pelestarian olahraga tradisional Sipak Rago terus digalakkan di Sumatera Barat. Salah satu wujudnya adalah dengan digelarnya Festival Sipak Rago se-Sumatera Barat yang memasuki tahun keempat, memperebutkan Piala Bergilir Evi Yandri Rajo Budiman Cup IV.Festival yang diikuti oleh 35 tim dari Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman ini, resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, Jumat malam (11/7/2025). Pembukaan berlangsung di Kelurahan Balai Gadang, Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan olahraga tradisional tersebut di tengah masyarakat. “Permainan ini perlu dilestarikan untuk menghidupkan kembali semangat para pejuang dalam menghadapi penjajah,” ujarnya.

Evi Yandri menambahkan, Sipak Rago merupakan warisan budaya masyarakat Minangkabau yang mengandung nilai-nilai luhur. Ia memaparkan perbedaan mendasar antara Sipak Rago dan sepak takraw terletak pada semangat yang diusung. Sepak takraw bersifat kompetitif, sementara Sipak Rago mengedepankan kekompakan, ketangkasan, dan sportivitas.

“Jika sepak takraw saling berhadapan, saling menjatuhkan dan saling menyerang, Sepak Rago malah saling memberikan penampilan yang terbaik. Tercermin kekompakan, ketangkasan, tidak ada sakit hati, tidak mau balas dendam dan selalu memberikan yang terbaik,” jelasnya. Permainan ini, lanjutnya, membutuhkan kerja sama tim yang kuat agar bola dapat terus berada di udara.

Lebih lanjut, Evi Yandri mengungkapkan keprihatinannya bahwa dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat, hanya Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman yang masih aktif melestarikan Sipak Rago.Di Kota Padang, permainan ini hanya dapat ditemukan di Kecamatan Koto Tangah, Kuranji, dan Nanggalo. “Demikian juga Kabupaten Padang Pariaman. Sepak Rago hanya terdapat di sejumlah kecamatan di daerah tersebut,” pungkasnya. Festival ini akan berlangsung hingga Minggu (13/7/2025).