Tutup
News

Finetiks Luncurkan ‘Money Mission’, Atasi Krisis Tabungan Nasional Lewat Sistem Praktis

772
×

Finetiks Luncurkan ‘Money Mission’, Atasi Krisis Tabungan Nasional Lewat Sistem Praktis

Sebarkan artikel ini
kebiasaan-finansial-yang-baik-bukan-diwariskan,-tapi-dibentuk
Kebiasaan Finansial yang Baik Bukan Diwariskan, tapi Dibentuk

Jakarta – Platform teknologi keuangan (fintech) Finetiks mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran menabung di kalangan masyarakat Indonesia melalui peluncuran program ‘Money Mission’. Program ini dirancang untuk mendorong kebiasaan menabung yang konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan.

Inisiatif ini diluncurkan sebagai respons terhadap data yang mengkhawatirkan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan survei GoodStats 2024, yang mengungkapkan bahwa hanya 29 persen masyarakat Indonesia yang menabung secara konsisten setiap bulan. Lebih dari 70 persen penduduk Indonesia hidup tanpa memiliki tabungan darurat.

CIO and Co-Founder Finetiks, daniel Mananta, menjelaskan bahwa program ‘Money Mission’ bertujuan untuk memberikan sistem yang praktis bagi masyarakat untuk mulai menabung. “Banyak orang bilang mereka pengen menabung. Tapi kenyataannya? Gaji lewat, saldo habis, dan enggak tahu ke mana semua uang itu pergi. Bukan karena enggak mampu, tapi karena enggak punya sistem. Kami bisa bantu masyarakat agar punya sistem yang praktis, bisa langsung praktik. Karena melek keuangan itu kebutuhan,” ujarnya di Jakarta, Senin (28/7/2025).

Program yang didukung oleh Bank Victoria ini mengusung konsep “Pay Yourself First”, yang menekankan pentingnya menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung segera setelah menerima gaji. Fitur VIP Save dalam aplikasi Finetiks memungkinkan pengguna untuk menyimpan uang secara otomatis tanpa biaya administrasi dan mendapatkan imbal hasil yang kompetitif hingga 6,25 persen per tahun.

Daniel Mananta menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari visinya untuk mengubah cara pandang generasi muda Indonesia terhadap uang. “Kita perlu ubah mindset (pola pikir). Dari menabung itu ‘kalau sempat’ menjadi ‘itu yang pertama dilakukan’. Nabung dulu, baru jajan,” tegasnya.

CEO and Founder Finetiks, Cameron Goh, menjelaskan bahwa program ‘Money Mission’ dirancang dengan pendekatan yang sederhana namun efektif. “‘Money Mission’ bukan tentang teori, tapi tentang aksi. kita beri mereka tools yang benar, mindset yang tepat, dan komunitas yang mendukung.VIP Save bukan sekadar tabungan, ini sistem yang memudahkan untuk menang atas diri sendiri. Sebab,kami percaya bahwa kebiasaan finansial yang baik bisa dibentuk,bukan diwariskan,” jelas Goh pada kesempatan yang sama.

Program ‘Money Mission’ menawarkan berbagai kegiatan, termasuk pembukaan rekening VIP save, workshop bujeting, tantangan menabung otomatis selama 90 hari, akses ke komunitas pendukung, tools tracking dan edukasi, serta kesempatan memenangkan hadiah uang tunai total Rp15 juta. Data dari GoodStats menunjukkan bahwa 69,9 persen masyarakat Indonesia tidak memiliki tabungan sama sekali, dan hanya 23,4 persen yang menabung secara rutin.