Tutup
Perbankan

FWD Insurance Luncurkan Asuransi Penyakit Kritis, Lindungi Sejak Dini, Komprehensif!

221
×

FWD Insurance Luncurkan Asuransi Penyakit Kritis, Lindungi Sejak Dini, Komprehensif!

Sebarkan artikel ini
fwd-insurance-siap-lindungi-masyarakat-dari-penyakit-kritis
FWD Insurance Siap Lindungi Masyarakat dari Penyakit Kritis

Jakarta – Guna menjawab tantangan gaya hidup modern yang rentan terhadap risiko penyakit kritis, PT FWD Insurance Indonesia meluncurkan FWD Critical First Protection. Produk asuransi ini dirancang untuk memberikan perlindungan kesehatan yang komprehensif tanpa membebani finansial nasabah.

Chief of Agency FWD Insurance, Ang Tiam Kit, dalam rilis yang diterima Jumat (26/7) menjelaskan, kesibukan masyarakat saat ini seringkali membuat mereka mengabaikan potensi risiko penyakit tidak menular yang dapat berkembang menjadi penyakit kritis.”Untuk itu kami menyegarkan FWD Critical First Protection sebagai proteksi yang memberikan kenyamanan dan membantu masyarakat mempersiapkan diri lebih baik untuk diri sendiri dan keluarga,” jelasnya.

FWD Critical First Protection menawarkan perlindungan sejak tahap awal diagnosis penyakit kritis. Produk ini memiliki sejumlah fitur unggulan,termasuk manfaat dasar hingga 100 persen uang pertanggungan yang memberikan perlindungan terhadap penyakit kritis,kerusakan organ,perawatan medis,kondisi kritis yang tidak dapat diobati,hingga meninggal dunia.

Selain itu, nasabah diberikan pilihan pengembalian premi untuk perlindungan hingga usia 65, 75, atau 85 tahun, dengan usia masuk tertanggung mulai dari 18 hingga 65 tahun.

Ang menambahkan, nasabah FWD Critical First Protection juga akan mendapatkan layanan pasca klaim FWD Care Recovery Plan. Layanan ini mencakup dukungan untuk nasabah FWD Insurance, mulai dari layanan konseling mental, konsultasi ahli gizi, hingga transportasi medis lokal, tanpa biaya tambahan.

“Melalui FWD Critical first Protection, kami berkomitmen dalam menghadirkan service excellence bagi nasabah, sebagai upaya kami dalam mewujudkan visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi,” pungkas Ang pada Jumat (26/7).