Tutup
InspirasiNewsPendidikan

Gadis Bonjol Ukir Prestasi, Raih Gelar Al Azhar

207
×

Gadis Bonjol Ukir Prestasi, Raih Gelar Al Azhar

Sebarkan artikel ini
gadis-minang-dari-tanjung-alai-nagari-ganggo-hilia-bonjol-diwisuda-di-university-al-azhar-kairo-mesir
Gadis Minang dari Tanjung Alai Nagari Ganggo Hilia Bonjol Diwisuda di University AL Azhar Kairo Mesir

Kairo – Kabar membanggakan datang dari Mesir. Aisy nabila Munawwarah, mahasiswi asal Pesantren Diniyyah Puteri Padang Panjang, sukses menyelesaikan studi S1 di Al Azhar University, Kairo, tepat waktu.

Lala, sapaan akrabnya, berhasil meraih beasiswa dari Pemerintah Mesir. Ia berhasil menyisihkan ratusan pelamar lainnya dari seluruh Indonesia.

Ujian beasiswa itu sendiri dilaksanakan di Kedutaan besar Mesir di Jakarta.

“Alhamdulillah, dari sekitar 400 peserta ujian dari seluruh Indonesia, hanya sekitar 40 yang lulus, termasuk saya dan satu orang lainnya dari Sumatera Barat,” ungkap Lala, Senin (10/11/2025).

Perjalanan Lala ke Kairo tidaklah mudah. Pandemi covid-19 sempat menjadi penghalang.

Namun, dengan berpegang pada motto hidup “Segala sesuatu akan mudah dilalui jika kita selalu dekat dan mengingat Allah, mintalah pertolongan Allah,” Lala berhasil mengatasi semua rintangan.

Lala, yang juga seorang hafizah 30 juz, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil.

Ucapan terima kasih ditujukan kepada Pimpinan dan Majelis Guru diniyyah Puteri Padang Panjang, pemilik toko besi Panama Padang Panjang, Bazis Kota padang, Bazis PT Semen Padang, serta seluruh keluarga dan teman-teman.

Lala juga berterima kasih kepada almamaternya, Diniyyah Puteri Padang Panjang, tempat ia menimba ilmu selama 6 tahun dan karakternya terbentuk dengan motto “Menaklukkan Dunia Meraih Surga.”

“Dukungan dari keluarga sangat luar biasa. Di Al Azhar Mesir, saya disuruh orang tua untuk sekamar dengan orang dari negara lain sehingga saya harus belajar terus untuk memperbaiki serta memperlancar bahasa Arab saya,” jelasnya.

“Alhamdulillah saya sekamar dengan mahasiswi dari Myanmar. Di sana saya banyak berteman dengan mahasiswa dari mancanegara sehingga bisa menjadi networking nantinya,” imbuhnya.

Lala merasa sangat bersyukur karena saat dirinya diwisuda di Al Azhar Mesir, Rahmah El Yunusiyah, pendiri Diniyyah Puteri, ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Hal ini menjadi inspirasi bagi Lala untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

“Bunda Rahmah itu luar biasa, coba bayangkan umur 23 tahun sudah mendirikan sekolah Diniyyah Puteri dan mengajak perempuan masa itu untuk meningkatkan kemampuan diri dengan bersekolah,” kata Lala dengan kagum.

Lala lahir dari pasangan Armansah (Ancah),seorang pensiunan BUMN,dan ibunya. Ayahnya kini mengembangkan tanaman kopi di Bukik Baniang Tanjuang Alai Ganggo Hilia Bonjol.

Lala berpesan kepada generasi muda untuk tidak menyia-nyiakan waktu, memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan, dan mendekatkan hati kepada Allah SWT.

“Kepada sanak saudara dan teman sejawat di kampung halaman, mohon doakan Lala ya…Jika diizinkan Allah akan melanjutkan ke jenjang Magister,” pungkasnya.