Tutup
NewsPariwisataTransportasi

Gambir Berbenah: Kereta Api Gaet Generasi Z

80
×

Gambir Berbenah: Kereta Api Gaet Generasi Z

Sebarkan artikel ini
stasiun-gambir-yang-kini-modern,-peradaban-kental-di-gambir
Stasiun Gambir yang Kini Modern, Peradaban Kental di Gambir

Jakarta – Stasiun Gambir kini bertransformasi menjadi wajah baru perkeretaapian Indonesia. Tak lagi sumpek dan semrawut seperti dalam lirik lagu Iwan Fals, stasiun ini kini bersih, tertib, nyaman, dan tepat waktu.

Direktur Pengembangan Bisnis PT KAI, Rafli Yandra, mengungkapkan kereta api kini menjadi gaya hidup (lifestyle) generasi Z.

“Dari data kekinian seiring tata kelola stasiun kereta api yang modern, Gen Z sangat memggandrungi bepergian dengan kereta api,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Bahkan, rafli memprediksi, pada Idul Fitri 2026, kereta api akan menjadi pilihan favorit pemudik dari Jakarta ke daerah lain di Pulau Jawa.

Tim Konten Jelang Mudik Lebaran memulai “Ekspedisi Punggung Jawa” dari Stasiun Gambir pada 2-6 Maret 2026.

Kepala tim Ekspedisi, Khairul Jasmi, menjelaskan peran penting Stasiun Gambir dalam sistem perkeretaapian di Jawa.

“Gambir ini dari zaman Batavia, proklamasi sampai era reformasi, punya fungsi utama yakni Stasiun Sentral kereta Api Jarak Jauh,” kata Khairul Jasmi.

Stasiun ini menjadi titik keberangkatan dan kedatangan utama kereta api kelas eksekutif dan sebagian bisnis dari Jakarta menuju berbagai kota besar.

Lokasinya yang strategis di pusat Jakarta, dekat Monas dan kawasan pemerintahan, menjadikan Gambir sebagai pintu mobilitas nasional.

“Dari Gambir kita bisa tatap tinggi mahligai Monas, dan Gambir kini sangat legend tapi dikelola modren, ada scand wajah, e tiket dan cetak e tiket,” ujar Toaik, salah seorang Tim Ekspedisi.

Toaik menambahkan,fasilitas pendukung Stasiun Gambir ramah kaum milenial dan Gen Z.

Stasiun Gambir juga berfungsi sebagai titik awal (origin station), titik akhir perjalanan, dan stasiun pengaturan jadwal kereta.

Terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain seperti TransJakarta, taksi online, dan bus antarkota, Stasiun Gambir memudahkan perpindahan penumpang.

Sebagai stasiun yang telah ada sejak era kolonial, gambir memiliki nilai historis dan simbolik yang tinggi. Dulu dikenal sebagai Stasiun Weltevreden,Gambir menjadi saksi bisu perkembangan jaringan rel kereta di Jawa.

“Gambir tidak sekedar pemberhentian saja, dia sejak era penjajah menjadi pusat transportasi penting Batavia dan menjadi saksi bisu perkembangan jaringan rel kereta di Jawa,” ujar Maskot, anggota Tim Ekspedisi.

Stasiun Gambir bukan hanya tempat naik kereta, tetapi juga gerbang harapan bagi mereka yang hendak mengadu nasib ke kota lain.