Jakarta – Grab Indonesia memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) bagi seluruh karyawannya. Langkah ini diambil menyusul demonstrasi yang meluas di berbagai kota.Keputusan WFH ini diprioritaskan untuk keselamatan dan keamanan karyawan, mitra pengemudi, serta pelanggan.
Kebijakan WFH berlaku sejak Jumat (29/8) dan akan dievaluasi hingga situasi kembali kondusif.
“kami sudah menerapkan WFH sejak Jumat kemarin. Kami akan terus WFH sampai situasi dan kondisi lebih baik,” kata CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, dalam konferensi pers daring, Minggu (31/8).
neneng menegaskan, keselamatan dan keamanan seluruh pihak terkait menjadi prioritas utama perusahaan. keputusan ini juga sejalan dengan imbauan pemerintah terkait situasi keamanan.
Gelombang demonstrasi terjadi sejak Senin (25/8) di depan Gedung MPR/DPR Senayan. Aksi ini melibatkan mahasiswa, pelajar, dan masyarakat sipil.
Tuntutan utama demonstran meliputi transparansi pemerintah, pemangkasan tunjangan DPR, serta penolakan terhadap sejumlah RUU kontroversial.
Aksi unjuk rasa berlanjut pada 28 Agustus dengan isu kenaikan upah yang disuarakan kelompok buruh.
Tragisnya, seorang mitra pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, meninggal dunia akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat mengantarkan pesanan. Insiden ini memicu tuntutan investigasi dari publik.
Aksi protes terus berlanjut dengan bentrokan antara warga dan aparat penegak hukum (APH), serta penjarahan di rumah anggota DPR.
Sejumlah fasilitas umum dilaporkan rusak akibat amukan massa. Beberapa di antaranya adalah Halte BRT Polda Metro jaya, Senen Sentral, Senen Toyota rangga, gerbang Pemuda arah Pluit, Senayan Bank DKI, Bundaran Senayan, dan Pemuda Pramuka.
Halte NBRT Kontainer petamburan juga mengalami kerusakan serupa. Sementara itu, Halte BRT Kampung Melayu, Kramat Sentiong, Bidara Cina, Semanggi, Petamburan, Jatinegara, Kwitang, Iconic CSW-Kejaksaan Agung, dan Bendungan Hilir mengalami penjarahan, perusakan, atau vandalisme.Gerbang tol Slipi, Pejompongan, Senayan, Semanggi, Kuningan, Slipi 2, dan Semanggi 2 juga dilaporkan dibakar.







