Tutup
Perbankan

Harga Emas 1 Gram di Pegadaian, UBS Catat Kenaikan Terbesar

185
×

Harga Emas 1 Gram di Pegadaian, UBS Catat Kenaikan Terbesar

Sebarkan artikel ini
harga-emas-1-gram-di-pegadaian,-ubs-catat-kenaikan-terbesar
Harga Emas 1 Gram di Pegadaian, UBS Catat Kenaikan Terbesar

Jakarta – Harga emas di Pegadaian menunjukkan dinamika yang beragam pada Kamis (12/6/2025), dengan beberapa produk mengalami sedikit kenaikan. Pergerakan ini terjadi di tengah sentimen pasar yang dipengaruhi oleh data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan.

Emas Antam tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp 1.000, menjadi Rp 1.964.000 per gram, setelah sebelumnya berada di level Rp 1.963.000 per gram. Penguatan serupa juga terjadi pada emas Galeri24, yang naik Rp 1.000 menjadi Rp 1.897.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 1.896.000. Sementara itu, emas UBS mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp 9.000, menjadi Rp 1.918.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 1.909.000 per gram.

Emas Antam dan Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Emas UBS dijual dalam kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

Harga emas Antam tercatat Rp 1.964.000 per gram, emas Galeri24 Rp 1.897.000 per gram, dan emas UBS Rp 1.918.000 per gram.

Harga emas Antam untuk ukuran 0,5 gram adalah Rp1.034.000, 1 gram Rp1.964.000, 2 gram Rp3.866.000, 25 gram Rp47.661.000, 50 gram Rp95.240.000, 100 gram Rp190.398.000, 250 gram Rp475.723.000, 500 gram Rp951.229.000, dan 1.000 gram Rp1.902.417.000.

Harga emas UBS untuk ukuran 0,5 gram adalah Rp1.038.000, 1 gram Rp1.918.000, 2 gram Rp3.806.000, 5 gram Rp9.406.000, 10 gram Rp18.712.000, 25 gram Rp46.686.000, 50 gram Rp93.180.000, 100 gram Rp186.285.000, 250 gram Rp465.575.000, dan 500 gram Rp930.054.000.harga emas Galeri24 untuk ukuran 0,5 gram adalah Rp996.000, 1 gram Rp1.897.000,2 gram Rp3.737.000, 5 gram Rp9.273.000, 10 gram Rp18.497.000, 25 gram Rp46.125.000, 50 gram Rp92.178.000, 100 gram Rp184.265.000, 250 gram Rp460.433.000, 500 gram Rp920.411.000, dan 1.000 gram Rp1.840.821.000.

Sebelumnya, harga emas global menunjukkan tren penguatan. Pada Rabu (11/6/2025), harga emas dunia diperdagangkan di level USD 3.333. Pengamat pasar, Ibrahim Assuaibi, memprediksi potensi penguatan harga emas dunia menuju kisaran USD 3.361. “Kalau seandainya harga emas dunia tembus (USD 3.361), maka akan menuju level USD 3.400,” ujarnya.

Ibrahim menjelaskan beberapa faktor yang berpotensi mendorong penguatan harga emas, di antaranya respon Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap pertemuan antara AS dan Iran terkait reaktor nuklir. “Ada kemungkinan tidak mencapai kesepakatan untuk menghentikan pengayaan uranium,” katanya.

Selain itu, Ibrahim juga menyoroti situasi geopolitik di Eropa, di mana Rusia terus membombardir wilayah-wilayah kota di Ukraina, serta ketegangan antara Rusia dan NATO. “NATO sudah mempersiapkan pasukannya untuk melakukan penyerangan terhadap Rusia,” jelasnya. Faktor lainnya adalah pengadilan AS menghentikan pencabutan biaya impor.di sisi lain, harga emas spot naik 0,1% menjadi USD 3.324,72 per ons pada pukul 13:55 ET (17:55 GMT), setelah sempat menguat hingga 1% di awal sesi perdagangan. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup nyaris tidak berubah di USD 3.343,70. Data menunjukkan Indeks Harga Konsumen (CPI) hanya naik 0,1% pada bulan lalu, lebih rendah dari kenaikan 0,2% di bulan April. Ekonom yang disurvei Reuters sebelumnya memperkirakan kenaikan CPI sebesar 0,2% dan pertumbuhan tahunan sebesar 2,5%.

Seorang pedagang logam independen, Tai Wong, mengatakan bahwa angka inflasi inti yang lebih rendah dari perkiraan mendorong harga logam mulia naik karena imbal hasil obligasi dan nilai dolar menurun. “Harapannya, data ini akan mempercepat langkah the Fed untuk memangkas suku bunga,” ujarnya.

Saat ini, para pelaku pasar memperkirakan kemungkinan sebesar 68% bahwa the Fed akan memangkas suku bunga pada bulan September, berdasarkan alat pemantau CME FedWatch.

presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan telah tercapai dengan China. Beijing akan memasok magnet dan mineral tanah jarang, sementara Washington mengizinkan mahasiswa China untuk belajar di perguruan tinggi dan universitas AS.

Fokus investor kini tertuju pada data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang akan dirilis hari kamis, menjelang pertemuan Federal Reserve pada 17-18 Juni.

Wong menambahkan, “Pasar ingin melihat emas dan perak menembus level tertinggi baru-baru ini-masing-masing di USD 3.403 dan USD 36,90-sebagai sinyal untuk melanjutkan reli. Jika tidak ada kenaikan kuat meskipun data mendukung, ini bisa menjadi tanda koreksi jangka pendek.”