Tutup
News

Herdanik Dongkrak Panen, Padi Organik Agam Lampaui Target

218
×

Herdanik Dongkrak Panen, Padi Organik Agam Lampaui Target

Sebarkan artikel ini
hasil-panen-padi-organik-dengan-pupuk-herdanik-di-agam-tembus-12,9-ton-per-hektar
Hasil Panen Padi Organik dengan Pupuk Herdanik di Agam Tembus 12,9 Ton per Hektar

Agam – Petani di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini bisa tersenyum lebar. Panen padi organik yang menggunakan pupuk Herdanik mencatatkan hasil yang fantastis, mencapai 12,9 ton per hektar.

Pencapaian ini jauh melampaui hasil panen konvensional yang biasanya hanya berkisar 6-7 ton per hektar.

Ketua Pelaksana Launching Panen Padi Organik, Ali Rahman, mengungkapkan data ini pada Senin (17/11) di Dusun Halalang, Nagari Gaduik, Tilatang Kamang.

“Setelah melakukan proses ubinisasi dengan mengambil sampel tiga, maka rata-rata hasil dari padi kita ini dengan menggunakan pupuk Herdanik ini sekitar 12,9 ton,” ujarnya.

Ali Rahman, yang juga perwakilan dari UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi, menjelaskan bahwa angka ini diperoleh melalui proses pengambilan sampel hasil panen (ubinasi).

Peningkatan hasil panen lebih dari dua kali lipat ini dibuktikan melalui perhitungan langsung di lapangan.

Zetria Edison, Penyuluh Pertanian swadaya Agam, membenarkan produksi hasil padi organik menggunakan Herdanik mencapai lebih dari 12 ton per hektar.

“kita sudah lihat dan hitung sendiri hasil panen padi di lokasi percontohan dusun hahalang nagari gadut itu beberapa waktu lalu, dan hasilnya sangat mengejutkan yaitu mencapai 12,9 ton perhektar,” ujarnya.

penghitungan hasil panen menggunakan metode ubinan, yaitu dengan menimbang hasil dari satu petak sampel berukuran 2,5 x 2,5 meter.

Hasil timbangan ini kemudian dikalikan dengan faktor konversi untuk memproyeksikan total produksi per hektar.

Asnal Zakri, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sumbar, mengatakan hasil produksi 12,9 ton per hektar sangat luar biasa.

“Terjadi lompatan produksi yang biasanya hanya 6-7 ton perhektar, kini naik signifikan menjadi 12,9 ton perhektar,” ujarnya.

Menurut Asnal, dari pengamatannya, jumlah anakan padi sangat banyak, di atas 60 batang per rumpun. Kemudian malainya juga tampak panjang.

“Jumlah butirannya itu (jumlah biji padi per malai) berjumlah 380 sekian kita hitung kemarin,” ujar Asnal.

Dengan hasil nyata ini, Asnal tak ragu merekomendasikan pupuk organik cair, Herdanic, untuk petani Agam atau Sumbar pada khususnya.