Munggu, Badung – Konsep hunian “Scandinasian” yang memadukan gaya hidup Skandinavia dengan sentuhan Asia hadir di Bali. Hunian ini menawarkan kesederhanaan, fungsionalitas, dan keseimbangan hidup.
Pengembang properti asal Swedia, Core Concept Living, mengkhususkan diri pada konsep ini. Mereka menggabungkan minimalisme Skandinavia, detail Jepang, dan harmoni Bali.
Proyek terbaru mereka,Leviro residences di Munggu,mengusung konsep Scandinasian x Japandi x Balinese Soul.
“Desain Skandinavia menggabungkan fungsi dan keindahan, serta selalu berusaha menciptakan harmoni dalam sebuah ruang,” ujar Amanda Gunawan, Founding Partner OWIU Studio yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).
Perencanaan ruang memaksimalkan fungsi setiap area dengan prinsip Skandinavia. Material alami seperti kayu dengan sentuhan akhir yang beragam menciptakan kedalaman visual khas interior Skandinavia.
Aksen logam ditempatkan strategis untuk menambah kesan elegan. Pencahayaan alami dimaksimalkan melalui jendela besar tanpa mengorbankan privasi.
Sistem penyimpanan menggabungkan konsep built-in Skandinavia dengan kepraktisan tropis. Sentuhan akhir (finishing) mendapat perlakuan khusus agar tahan terhadap kelembapan dan sinar matahari.
Pendiri dan Kepala eksekutif Core Concept Living, Shanny Poijes, mengatakan proyek Leviro Residences akan diluncurkan pada Oktober.
Pembangunan dijadwalkan mulai Desember 2025 dan serah terima unit pada kuartal IV 2027.
“Pembeli properti dari mancanegara saat ini semakin cerdas dalam memilih desain yang mereka inginkan,” kata Shanny. “Mereka tidak sekadar membeli properti, namun berinvestasi dalam gaya hidup yang mencerminkan perspektif global mereka. Itulah prinsip yang dipegang Scandinasian.”







