Tutup
BisnisEkonomiPerbankan

IHSG Melemah, Mahendra Siregar Tinggalkan Kursi Ketua OJK

113
×

IHSG Melemah, Mahendra Siregar Tinggalkan Kursi Ketua OJK

Sebarkan artikel ini
profil-mahendra-siregar,-bos-ojk-yang-mendadak-mundur-usai-ihsg-ambrol
Profil Mahendra Siregar, Bos OJK yang Mendadak Mundur usai IHSG Ambrol

Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Mahendra Siregar,mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (30/1). Pengunduran diri ini terjadi di tengah kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sedang melemah.

Kabar pengunduran diri mahendra Siregar dikonfirmasi oleh Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M Ismail Riyadi.

Selain mahendra, dua pejabat OJK lainnya juga dikabarkan turut mengundurkan diri.

“Mahendra Siregar menyatakan bahwa pengunduran dirinya bersama KE PMDK dan DKTK merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan,” ujar Ismail dalam keterangan resminya.

Sebagai informasi,KE PMDK adalah Kepala Eksekutif Pengawas Pasar modal,Keuangan Derivatif,dan Bursa Karbon.

Sementara DKTK adalah Deputi Komisioner Pengawas Emiten, transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK.

Lantas, siapa sebenarnya Mahendra Siregar?

Mahendra Siregar bukan nama baru di pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan pada tahun 2011, mendampingi Menteri Keuangan saat itu, Agus Martowardojo.

Sebelumnya, Mahendra juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri perdagangan (2009-2011), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (2013-2014), dan Wakil Menteri Luar Negeri (sejak 2019) mendampingi Retno Marsudi.

Di bidang ekonomi, Mahendra memiliki latar belakang yang kuat. Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan meraih gelar master dari universitas Monash Australia.

Mahendra juga pernah menjabat sebagai Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional pada tahun 2005-2009.

Jauh sebelum itu, Mahendra pernah dipercaya sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada tahun 1998 hingga 2001.

Mahendra lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1962. Ia berasal dari pasangan orang tua beretnis Angkola dan Minangkabau.