Tutup
CSRTeknologiTelekomunikasi

Indosat Optimalkan Jaringan, AI Jaga Pelanggan Saat Ramadhan

146
×

Indosat Optimalkan Jaringan, AI Jaga Pelanggan Saat Ramadhan

Sebarkan artikel ini
pasang-‘tameng-digital’-saat-ramadhan
Pasang ‘Tameng Digital’ saat Ramadhan

Jakarta – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) meluncurkan inisiatif #LebihBaikIndosat untuk menyambut bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Fokus utama inisiatif ini adalah penguatan jaringan, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta program sosial di berbagai wilayah.

Senior Vice President Head of Corporate Communications Indosat, Ovidia Namia, menyatakan inisiatif ini bertujuan menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan bermakna bagi pelanggan.

“Ini sebenarnya komitmen jangka panjang, bukan hanya saat Ramadan saja,” ujar Ovidia di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

indosat ingin terus berevolusi dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,sehingga pelanggan merasa bahagia menjadi pengguna Indosat.

Selama Ramadhan,Indosat menjalankan empat program sebagai implementasi #LebihBaikIndosat.

Pertama, penguatan dan optimalisasi jaringan di 77 jalur mudik dan 797 Point of Interest (POI) strategis di seluruh Indonesia.

Pemantauan jaringan dilakukan 24 jam untuk memastikan konektivitas pelanggan tetap terjaga, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik.

Kedua, Indosat menghadirkan aplikasi Sahabat AI.

Aplikasi ini dibangun dengan teknologi AI yang didukung Nvidia, dirancang untuk memahami bahasa dan konteks lokal Indonesia.

Sahabat AI dapat membantu pengguna menemukan informasi, menyusun ide, hingga menyelesaikan berbagai kebutuhan harian.

Ketiga, Indosat memperkuat perlindungan digital melalui fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AI.

Sejak diluncurkan Agustus 2025, fitur ini telah mendeteksi dan menghadang lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya.

Fitur ini mencegah potensi kerugian finansial hingga 500 juta dolar AS dan menjangkau lebih dari 95 persen pelanggan.

Keempat, indosat menggelar program “Indosat Berkah Ramadan Surau Kita Berdaya” di 19 titik di berbagai wilayah Indonesia, termasuk wilayah terdampak bencana di Aceh.