Tutup
EnergiIndustri

Investor Pantau Rusia-Ukraina, Harga Minyak Berpotensi Bergerak

222
×

Investor Pantau Rusia-Ukraina, Harga Minyak Berpotensi Bergerak

Sebarkan artikel ini
harga-minyak-mandek,-investor-pantau-negosiasi-damai-rusia-ukraina
Harga Minyak Mandek, Investor Pantau Negosiasi Damai Rusia-Ukraina

Jakarta – Harga minyak mentah dunia terpantau stabil pada perdagangan Rabu (10/12), setelah sehari sebelumnya sempat terkoreksi sekitar 1 persen.

Kestabilan harga ini dipengaruhi oleh sikap wait and see para investor. Mereka tengah mencermati perkembangan perundingan damai antara Rusia dan Ukraina.

Selain itu, kekhawatiran pasar terkait potensi kelebihan pasokan juga turut menahan laju kenaikan harga minyak.

Harga minyak mentah Brent berjangka tercatat naik tipis 11 sen atau 0,2 persen menjadi US$62,05 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate AS (WTI AS) berada di level US$58,38 per barel, setelah naik 13 sen atau sekitar 0,2 persen.

Analis menilai pasar minyak saat ini mengarah pada potensi kelebihan pasokan. Suplai dari Rusia masih menjadi faktor risiko utama.

“Meski volume ekspor minyak Rusia via laut masih cukup kuat, minyak tersebut kesulitan menemukan pembeli,” tulis analis ING, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (10/12).

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, bersama mitra-mitra Eropanya, menyatakan akan segera menyerahkan ‘dokumen kesepakatan damai yang telah disempurnakan’ kepada Amerika Serikat.

Penyusunan dokumen ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian diplomasi intensif yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir.

Kesepakatan damai antara Ukraina dan Rusia diharapkan dapat membuka jalan bagi pencabutan sanksi internasional terhadap perusahaan-perusahaan Rusia.

Hal ini berpotensi membebaskan kembali pasokan minyak Moskow yang selama ini tertahan akibat sanksi.