Tutup
News

Irman Gusman Dukung DOB Renah Indojati, DPR RI Jadi Tantangan Legislasi

236
×

Irman Gusman Dukung DOB Renah Indojati, DPR RI Jadi Tantangan Legislasi

Sebarkan artikel ini
irman-gusman:-tantangan-dob-renah-indojati-pada-tahap-perubahan-regulasi-di-dpr-ri
Irman Gusman: Tantangan DOB Renah Indojati pada Tahap Perubahan Regulasi di DPR RI

Painan – Dukungan terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Renah Indojati terus menguat. Wakil Ketua DPRD Pesisir Selatan, Dani Sopian, secara langsung menyampaikan aspirasi tersebut kepada Anggota DPD RI, Irman Gusman, saat kunjungan kerja di Kabupaten pesisir Selatan, Kamis (24/7/2025).

Dani sopian menegaskan, dukungan penuh terhadap pembentukan DOB Renah Indojati merupakan solusi strategis untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan di wilayah terpencil. Wacana pemekaran ini sendiri telah bergulir sejak tahun 2000 dan sempat dibahas di DPR RI pada tahun 2012 sebelum terhenti akibat moratorium.

“Pemekaran Renah Indojati sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) pesisir Selatan 2025-2045,” ujar Dani Sopian.

Politisi Partai Nasional Demokrat tersebut menambahkan, pemekaran Renah Indojati murni untuk kepentingan masyarakat, mengingat wilayah selatan Pesisir Selatan selama ini kesulitan akses karena jaraknya yang jauh dari ibu kota kabupaten. Dani Sopian menjelaskan, Renah Indojati akan mencakup enam kecamatan, yaitu Air Pura, Pancung Soal, Basa Ampek Balai Tapan, Ranah Ampek Hulu Tapan, lunang, dan Silaut.

Menanggapi hal tersebut, Irman Gusman menyambut baik inisiatif pemekaran ini. Menurutnya, DOB seperti Renah Indojati akan memperkuat posisi daerah secara sosial dan ekonomi, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil. “DOB seperti Renah Indojati akan memperkuat posisi daerah secara sosial dan ekonomi, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil. Sekaligus, untuk memangkas ketimpangan pembangunan dan mendekatkan layanan publik,” tambahnya.

Irman Gusman juga mengingatkan bahwa tantangan masih menghadang,terutama pada tahap legislasi di DPR RI dan perubahan regulasi terkait pemekaran.Kepala Bappeda Litbang Pesisir Selatan, Hadi Susilo, menegaskan bahwa Renah Indojati termasuk dalam isu strategis RPJPD. “Wilayah ini berada di segitiga emas, berbatasan dengan tiga provinsi: Sumbar, Jambi, dan Bengkulu. Ini posisi yang sangat strategis,” kata Hadi Susilo.Hadi Susilo menambahkan, pusat pemerintahan rencananya akan berlokasi di Bukit Buai, Nagari Bukit Buai Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan rencana pengembangan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Silaut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis industri sawit dan wisata.

“Pemerintah daerah juga telah menyiapkan rencana pengembangan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Silaut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis industri sawit dan wisata,” tegasnya.

Sebagai simbol dukungan terhadap pemekaran Renah Indojati, Dani Sopian menyerahkan plakat kepada Irman Gusman setelah audiensi pada Kamis (24/7/2025).