Jakarta – Para pemimpin bisnis dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Rusia, dijadwalkan berkumpul di Jakarta pada Februari mendatang. mereka akan menjajaki peluang perdagangan.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengungkapkan pertemuan ini terkait dengan APEC Business Advisory Council (ABAC).
“APEC Business Advisory Council akan mengadakan pertemuan pertamanya di Jakarta pada 7-9 Februari,” ujar Anindya dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (12/1).
Anindya menjelaskan, pertemuan ABAC di Jakarta istimewa karena melibatkan perwakilan bisnis dari 21 negara anggota APEC.
“Ini spesial karena negara APEC itu total ada 21 ekonomi, termasuk negara-negara yang kelihatannya bersaing, contohnya Amerika, China, Kanada, Rusia, dan tentu negara ASEAN,” jelasnya.
Setiap negara akan mengirimkan tiga perwakilan dari kalangan dunia usaha tingkat pimpinan.
pertemuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperluas perdagangan Indonesia.
“Bisa dimanfaatkan untuk memperluas perdagangan Indonesia.Supaya sekalian kita bisa business matching,” kata Anindya.
Kehadiran negara-negara seperti Kanada dan Rusia membuka peluang kerja sama lintas kawasan, termasuk dengan Eropa dan Eurasia.
“Jadi kita bisa manfaatkan kerjasama antara pemerintah dan dunia usaha untuk meningkatkan perdagangan,” imbuh Anindya.
Selain pertemuan ABAC, dibahas pula rencana pembentukan business council pada setiap perjanjian dagang komprehensif atau Complete Economic Partnership Agreement (CEPA).
Mekanisme ini diharapkan membantu implementasi perdagangan dan investasi agar berjalan lebih efektif. tujuannya, membuka pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha nasional.







