Tutup
News

Jakarta Targetkan Pertumbuhan Ekonomi hingga 6 Persen

229
×

Jakarta Targetkan Pertumbuhan Ekonomi hingga 6 Persen

Sebarkan artikel ini
jakarta-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-hingga-6-persen
Jakarta Targetkan Pertumbuhan Ekonomi hingga 6 Persen

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan hingga tahun 2030,seiring dengan upaya menjadikan Jakarta sebagai pusat global. Target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan adalah antara 5,1 hingga 6 persen pada tahun 2026.Dalam rapat paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta dalam rangka HUT ke-498 Kota Jakarta, Minggu (22/6/2025), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memperkirakan adanya kenaikan tipis pada inflasi Jakarta pada tahun 2026, menjadi 2,4 persen. Angka ini dianggap masih dalam batas aman dan selaras dengan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan optimisme terhadap target tersebut. “Laju pertumbuhan ekonomi dengan target 5,1-6 persen pada tahun 2026 dan terus meningkat hingga tahun 2030,” ujarnya.

Pemerintah daerah terus berupaya menyempurnakan strategi pembangunan dengan mempertimbangkan proyeksi makroekonomi terbaru.Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah pendekatan 4K, yang meliputi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

“Kami juga terus mendorong BUMD pangan, memperluas kerja sama antardaerah untuk memastikan distribusi pangan yang efisien dan merata serta memperkuat ketahanan pangan di Jakarta,” kata Pramono.

Stabilitas perekonomian, menurutnya, akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Jakarta yang modern, terkoneksi, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya.

Memasuki fase baru sebagai kota global setelah pemindahan ibu kota negara, Jakarta menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pelestarian identitas budaya. Pelestarian kesenian, tradisi, dan ikon budaya Betawi di ruang publik menjadi langkah strategis agar karakter Jakarta tetap hidup dalam keseharian warganya. “Pembangunan Jakarta ke depan diarahkan untuk mewujudkan konektivitas dan sinergi antara kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya,” ungkapnya.

untuk mendukung ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata, Pemprov DKI menyiapkan sejumlah program unggulan. Salah satunya adalah penguatan kawasan Blok M sebagai simbol Jakarta bernuansa ASEAN melalui revitalisasi dan rebranding Terminal Blok M.

Pramono menjelaskan, “Kami menjadikan kawasan Blok M sebagai pusat perbelanjaan, hiburan serta ruang kultural, kreatif dan kolaboratif.”

Program lainnya termasuk aktivasi acara di kawasan Kota Tua, peluncuran “Jakarta Tourist Pass”, promosi pariwisata, serta penonjolan tema dan ikon Betawi di berbagai sudut kota. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik Jakarta sebagai kota budaya sekaligus destinasi kreatif.