Tutup
News

Jejak-jejak Tulus; Green Tourism ala Ridwan Tulus, Tour Designer dan Sotopreunership (Social Tourism) Diapresiasi Dunia!

266
×

Jejak-jejak Tulus; Green Tourism ala Ridwan Tulus, Tour Designer dan Sotopreunership (Social Tourism) Diapresiasi Dunia!

Sebarkan artikel ini
jejak-jejak-tulus;-green-tourism-ala-ridwan-tulus,-tour-designer-dan-sotopreunership-(social-tourism)-diapresiasi-dunia!
Jejak-jejak Tulus; Green Tourism ala Ridwan Tulus, Tour Designer dan Sotopreunership (Social Tourism) Diapresiasi Dunia!

Padang – Apresiasi terus mengalir kepada Ridwan Tulus, seorang tokoh yang dikenal dengan ide-ide sederhana namun inspiratif di dunia pariwisata. Ide dan pemikirannya bahkan mendapat pengakuan dunia di tengah pandemi.

Mulyandri Ramadhan Bachtiar,CEO Malala Tours dan sekjen Green Tourism Institute,mengungkapkan bahwa Ridwan Tulus adalah sosok yang banyak memberikan masukan kepadanya saat memulai usaha di bidang pariwisata pada tahun 2010. “Orang eksentrik inilah yang saya temui untuk mendapatkan masukan dan berbagi pemikiran,” ujarnya.Mulyandri menambahkan, sebelum bertemu Ridwan Tulus, ia mendata lebih dari seribu perusahaan biro perjalanan wisata dari berbagai provinsi di Indonesia dan melihat kecenderungan kesamaan program. Menurutnya,tidak ada kreativitas,sehingga ia bingung menentukan siapa yang harus dipelajari karena tidak jelas siapa yang memulai program tersebut.

“Saya menyadari sepenuhnya dunia pariwisata tersebut merupakan suatu usaha yang sangat banyak variasinya karena secara logika setiap orang akan mempunyai minat yang berbeda,” kata Mulyandri. Perbedaan yang dicari tersebut berujung pada program yang diusung Sumatra and Beyond.

Mulyandri juga mengenang motivasi dari Ridwan Tulus untuk berusaha dan berkarya dengan memperhatikan rasa syukur dan apa adanya, serta harus memberikannya bagi siapa saja. Ridwan Tulus, menurut mulyandri, pernah berkata, “Tanpa modal dan ijazahpun BISA! kalau ingin berwiraswasta.”

Ridwan Tulus juga dikenal sebagai salah seorang pelopor paperless Office di Indonesia karena kekurangan biaya untuk membeli kertas. Ia juga memodifikasi falsafah Minangkabau: “Alam Takambang Jadi Kantua”, dan sudah didengungkan semenjak tahun 2000an.Salah satu warna dalam dunia pariwisata yang dikembangkan Ridwan Tulus adalah social tourism. pada tahun 2002-an, ia mengembangkan dan memodifikasi social tourism dengan memberikan pancingan pada orang yang berpendapatan lebih yang sedang dalam liburan untuk berbuat, bukan untuk kemanusiaan saja tetapi juga bagi lingkungan.

Kemudian melalui Social Tourism ini dikembangkan Social Tourism Entrepreneurship yang diringkas menjadi SOTOPRENEURSHIP. SOTOPRENEURSHIP ini merupakan ajakan berusaha dan berkarya dengan saling berbagi dan membantu sesama tanpa merendahkan yang dibantu dan berbasiskan masyarakat serta lingkungan. Mulyandri yang akhirnya bergabung dan membantu Ridwan Tulus menilai konsep social tourism ini akan mengembangkan pengusaha-pengusaha dan program-program SOTOPRENEURSHIP yang menjadi panutan bagi masyarakat banyak.

Gagasan Ridwan Tulus tentang Social Tourism, pada 25 januari 2021, ditulis oleh Naoki Fujimoto, Ritsumeikan University – Jepang dalam thesisnya “Empowering Local Communities through teh Social Tourism Enterprise Approach ; A Case study of Entra Indonesia.”

Pada 19 Februari 2021, Ridwan Tulus membuka kantor perwakilan www.sumatraandbeyond.co di Belanda dengan Marko – Erita Lubeek sebagai pengelolanya dan diangkat langsung sebagai Presiden international Green Tour Operator (IGTO) untuk Belanda.Ia juga diundang sebagai pembicara tentang Green Tourism untuk para dosen dan mahasiswa Universitas Pancasila – Jakarta pada 19 Maret 2021 dan disiarkan ulang oleh El John TV.

Pada 27 Maret 2021,Ridwan Tulus diundang oleh President Pacific Asia Travel Association (PATA),Purnomo Siswoprasetijo dan ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) sebagai Pembicara Utama untuk para pelaku wisata dalam rangka memperingati “World Tourism Day 2021”.

Kemudian pada 6 April 2021, ia diundang sebagai pembicara oleh Litbang Kompas dan Kementrian PPN / Bappenas dalam FGD mengangkat persoalan daerah sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah pusat melalui Kementrian PPN / Kepala Bappenas.Selanjutnya, pada 30 Mei 2021, Ridwan Tulus mendapat apresiasi dari President textile Art council (TAC) – Amerika atas program wisata yang dirancang khusus untuk para member TAC dengan judul “Textile Odissey ” meet the Makers “.

Pada 19 Juni 2021, salah seorang dokter Amerika yang terinspirasi oleh gagasan dan ide Ridwan Tulus tentang Healthy Destination akhirnya membuat perusahaan On Vacation Doctors. Ia langsung mengangkat Jorge A Cordova sebagai perwakilan www.sumatraandbeyond.co dan langsung menjadi presiden IGTO California – Amerika.

Ridwan Tulus mengangkat Michael Vastardis yang juga CEO dari Hospitality Expert sebagai perwakilan dari www.sumatraandbeyond.co dan mengangkat langsung sebagai presiden IGTO untuk Yunani pada 16 Juli 2021.

Pada 17 Juli 2021, ia mendapat kehormatan oleh dr. Mark Lee, president / CEO Asia Pacific Institute for Strategy untuk bicara tentang Green Tourism dalam acara yang sangat special yang diadakan di Hongkong yaitu CEO Roundtable.

Pada 26 Agustus 2021, Ridwan Tulus memberikan seminar “Menjadi Tour Designer yang Tulus” di Kyriad Bumiminang hotel.

Ia juga diundang sebagai narasumber oleh Kementrian Kominfo dalam acara Gerakan Nasional Literasi Digital pada 29 agustus 2021.

Pada 9 November 2021, Ridwan Tulus mendapat penghargaan dari Enterprise Risk Management Academy – Singapura bersama 3 tokoh Asia Tenggara lainnya.

Pada 10 November 2021, ia diundang sebagai pembicara oleh Hospitality Expert Yunani yang bekerjasama dengan Kementrian Ekonomi Jerman dengan themanya Tourism for Disabilities.Ridwan Tulus diundang untuk memberi kuliah umum tentang Green Tourism untuk Program Pascasarjana (S3) fakultas Ekonomi Bisnis – Universitas Padjadjaran (UNPAD) – Bandung yang juga bekerjasama dengan Alumni doktor Ilmu akutansi Unpad pada 20 November 2021.

Pada 21 November 2021, ia diundang oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan – universitas Negeri Padang (UNP) untuk memberi kuliah umum untuk master kelasnya dengan judul “Healthy and Sporttourism ; From Hobby to Money”.

Pada 4 Desember 2021,Ridwan tulus diundang untuk memberi kuliah umum tentang Green Tourism untuk Prodi Program Doktor – Kajian Lingkungan dan Pembangunan – Fakultas Ekonomi – UNP.

Terakhir, pada 5 desember 2021, ia melaunching program Quizta.