Tutup
Perbankan

Juara Talenta Wirausaha BSI 2024–2025 Pacu Inovasi Hijau dan Keberlanjutan UMKM

210
×

Juara Talenta Wirausaha BSI 2024–2025 Pacu Inovasi Hijau dan Keberlanjutan UMKM

Sebarkan artikel ini
juara-talenta-wirausaha-bsi-2024–2025-pacu-inovasi-hijau-dan-keberlanjutan-umkm
Juara Talenta Wirausaha BSI 2024–2025 Pacu Inovasi Hijau dan Keberlanjutan UMKM

Jakarta – Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan penghargaan kepada para pemenang program Talenta Wirausaha BSI (TWB) 2024-2025, sebagai bagian dari BSI International Expo 2025 di Jakarta Convention Center (JCC). Program ini merupakan implementasi dukungan BSI terhadap pengembangan wirausaha muda dan Usaha Mikro,Kecil,dan Menengah (UMKM) di Indonesia,yang terintegrasi dalam BSI Enduring Movement.

Grandhis Helmi Harumansyah, Direktur Risk Management BSI, menjelaskan bahwa BSI Sustainable Movement adalah kampanye utama perusahaan dalam menjalankan prinsip environmental, Social, & Governance (ESG) yang sejalan dengan nilai-nilai maqashid syariah. “Program kompetisi dan inkubasi kewirausahaan ini menjadi bagian dari komitmen BSI dalam mendorong UMKM yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa finalis TWB membuktikan bahwa wirausaha muda Indonesia tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada tujuan sosial dan lingkungan yang lebih luas.

Para finalis TWB BSI tahun ini, yang dipilih dari ribuan peserta, menunjukkan fokus yang kuat pada keberlanjutan, termasuk pemanfaatan limbah, produk pertanian organik, teknologi energi terbarukan, dan ekonomi sirkular. Para pemenang TWB BSI 2024-2025 menonjolkan inovasi bisnis dan menandai tren peningkatan jumlah wirausahawan muda yang mengembangkan produk dan solusi ramah lingkungan.

Tiga nama dari kategori Berdaya menarik perhatian. Ahmed Tessario Ekanuramanta dari Banyuwangi mengembangkan beras organik melalui Sirtanio organik Indonesia dengan sistem pertanian berkelanjutan dan jaringan petani seluas 485 hektar. Fathimah Himmatina dari Depok menciptakan Magobox, inovasi pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk dan pakan ternak. M Farhan Yusron dari Bekasi menciptakan pakan ikan ramah lingkungan dari limbah melalui Ikanesia.

Kategori Rintisan juga menampilkan inovasi yang kuat. Sekolah Ndeso dari Gresik mengintegrasikan pelestarian budaya,pangan lokal,dan usaha berbasis ekologi. Waroeng Domba 99 di Lumajang mengembangkan pupuk biochar dari limbah pertanian dan peternakan, melibatkan kelompok masyarakat rentan dalam produksinya. Manualle dari Surabaya menghadirkan produk peralatan makan kayu yang estetis dan berkelanjutan.

di kategori Pemula, Kilatsoon dari Bandung memperkenalkan robot pemotong rumput bertenaga surya yang efisien dan rendah emisi. Goalma dari Klaten mengusung konsep sustainable fashion dari bahan gulma. Kategori Santri menampilkan AISOLA dari Surabaya, yang menawarkan solusi energi terbarukan berbasis solar panel, serta Bank Sampah Umat dari Serang, yang mengembangkan platform digital pengelolaan sampah berbasis komunitas.

TWB 2024-2025, yang dimulai pada Desember 2024, menjaring lebih dari 9.661 peserta dari seluruh Indonesia.setelah melalui berbagai tahapan,termasuk onboarding,workshop,bootcamp,dan grand final,12 finalis terbaik dari empat kategori ditetapkan sebagai pemenang dan menerima total hadiah Rp750 juta.

Para alumni program ini akan diprioritaskan untuk mengikuti pelatihan, business matching, serta expo di dalam dan luar negeri. Tahun ini, mereka mendapatkan panggung khusus dalam BSI International Expo 2025, bersama ratusan pelaku usaha dalam ekosistem halal.

BSI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi, membiayai, dan mengembangkan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi bangsa yang inklusif, mandiri, dan ramah lingkungan.Hingga Maret 2025, BSI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp52,5 triliun kepada segmen UMKM, meningkat 12,63% dibandingkan tahun sebelumnya. Total Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) tercatat sebesar Rp98,15 triliun atau 34,27%. BSI juga mengembangkan program Desa BSI, Sentra UMKM di berbagai provinsi, serta platform digital seperti Salam Digital dan Portal Go UMKM untuk mendukung pembiayaan dan promosi usaha.Maman Abdurrahman, mengapresiasi ajang Talenta Wirausaha BSI yang telah berkontribusi dalam menciptakan lebih banyak wirausaha dan mengembangkan UMKM tangguh di Indonesia. Menurutnya,TWB BSI sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam RPJMN 2025-2045 yang menekankan pentingnya pembangunan ekonomi yang kreatif,inovatif,dan inklusif.

“Pemberdayaan wirausaha muda berbasis nilai-nilai syariah berperan strategis dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkeadilan,” kata Maman saat menghadiri ajang awarding Talenta Wirausaha Bank BSI di Jakarta, Kamis (26/6/2025).Ia berharap acara seperti ini akan mendorong lahirnya lebih banyak talenta muda yang ingin berwirausaha dengan semangat dan mental yang kuat.

Maman menambahkan bahwa sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional, dengan lebih dari 99 persen penggiat usaha di Indonesia adalah UMKM yang menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. “Melalui momentum ini kita bisa menghasilkan UMKM-UMKM yang tangguh, resilien, yang juga punya daya juang yang besar, yang tak mudah patah semangat,” pungkasnya.