Tutup
IndustriTransportasi

KAI Amankan Jalur LRT Jabodebek dari Ancaman Pohon Tumbang

220
×

KAI Amankan Jalur LRT Jabodebek dari Ancaman Pohon Tumbang

Sebarkan artikel ini

Sejak akhir tahun lalu, KAI gencar memangkas dan merawat pepohonan di sepanjang lintas layanan LRT Jabodebek.

Bekasi – Menghadapi ancaman cuaca ekstrem, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi LRT Jabodebek bergerak cepat.

Ratusan pohon yang berpotensi mengganggu operasional kereta api ringan itu “direhabilitasi” dari jalur.

Sejak akhir tahun lalu, KAI gencar memangkas dan merawat pepohonan di sepanjang lintas layanan LRT Jabodebek.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap angin kencang dan hujan deras yang bisa menumbangkan pohon ke jalur kereta.

“Kami menjaga area sekitar jalur tetap aman agar perjalanan masyarakat berlangsung lancar setiap hari,” tegas Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, di Bekasi, Jumat (22/11/2025).

Purnomosidi menjelaskan, pemangkasan dilakukan terencana, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan potensi risiko di setiap titik. Tujuannya, menjamin keandalan perjalanan LRT Jabodebek dalam berbagai situasi cuaca.

Terhitung sejak 18 Desember 2024 hingga 12 Februari 2025, KAI telah menyingkirkan 230 pohon yang berpotensi tumbang ke jalur.

Kemudian, dari Februari hingga 14 November 2025, perawatan dilanjutkan di 329 titik rawan di sepanjang lintasan.

Upaya “rehabilitasi” ini meliputi identifikasi titik rawan, pemangkasan dahan yang melewati batas aman, dan koordinasi dengan pihak terkait.

KAI berkomitmen menjaga keselamatan penumpang dan kelancaran operasional LRT Jabodebek di tengah berbagai tantangan cuaca.

KAI menegaskan, perawatan berkala ini adalah bagian dari komitmen untuk menyediakan layanan yang lebih siap menghadapi perubahan kondisi lingkungan.