Padang – Kebakaran hebat melanda Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Minggu (6/7) dini hari.
Akibatnya, 15 kepala keluarga (KK) atau 56 jiwa terpaksa mengungsi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bergerak cepat mendirikan tenda pengungsian bagi para korban.Api berkobar mulai pukul 02.21 WIB dan menyebabkan kerusakan parah pada rumah warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyatakan pendirian tenda pengungsi sebagai bentuk tanggap darurat.
“BPBD Padang langsung mendirikan tenda pengungsi agar warga terdampak memiliki tempat berlindung sementara,” ujarnya.
BPBD berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban.
Bantuan logistik dari Dinas Sosial Padang, air bersih, dan layanan kesehatan segera disalurkan.
BPBD,relawan,dan aparat kelurahan masih mendata dampak kerusakan dan kebutuhan lanjutan para penyintas.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau dan saat menggunakan peralatan listrik.Pemerintah Kota padang melalui BPBD terus berupaya memberikan bantuan dan memastikan keselamatan serta kenyamanan para korban hingga situasi kembali normal.







