Tutup
NewsPendidikan

Keracunan MBG Agam: Siswa Membaik, SPPG Dihentikan!

293
×

Keracunan MBG Agam: Siswa Membaik, SPPG Dihentikan!

Sebarkan artikel ini
kondisi-siswa-membaik,-sebelum-dimakan-tercium-bau-busuk-dari-menu-mbg
Kondisi Siswa Membaik, Sebelum Dimakan Tercium Bau Busuk dari Menu MBG

Lubuk Basung – Puluhan siswa di Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, yang sebelumnya mengalami keracunan makanan, kini dilaporkan berangsur pulih.Bahkan, sebagian pasien sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr.Mhd Lutfi, saat meninjau para pasien di RSUD Lubuk Basung, Kamis (2/10).

“Alhamdulillah, kondisi pasien sudah mulai membaik. Bahkan sebagian sudah ada yang dipulangkan,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 86 orang, termasuk siswa, guru, dan wali murid, harus mendapatkan perawatan intensif akibat keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Saat ini, 24 pasien masih dirawat di RSUD Lubuk Basung, satu orang di puskesmas Manggopoh, dan tiga orang di RSIA Rizki Bunda.

Sekda memastikan bahwa rumah sakit dan puskesmas telah memberikan penanganan cepat dan baik kepada seluruh pasien.

Menyikapi kejadian ini, Bupati Agam telah menginstruksikan penghentian sementara operasional SPPG Kampung Tangah, selaku penyedia MBG.

Pemerintah daerah juga tengah melakukan identifikasi penyebab pasti keracunan makanan tersebut.

“Langkah ini dilakukan agar kasus serupa tidak terulang di Kabupaten Agam,” tegasnya.Salah seorang guru SDN 09 Balai Satu, Iwan Caniago, turut menjadi korban keracunan setelah mencicipi makanan dari siswa.”Saat akan dimakan, siswa mencium bau busuk dari menu MBG. Saya coba mencicipinya,awalnya tidak terasa apa-apa. Namun menjelang magrib, saya mulai muntah-muntah,” ungkap Iwan.