Tutup
Perbankan

Ketua DPRD Sumbar: Istana Bung Hatta Jangan hanya Menjadi Objek PAD, Tapi Juga Harus Menggerakkan Ekonomi dan Pariwisata

328
×

Ketua DPRD Sumbar: Istana Bung Hatta Jangan hanya Menjadi Objek PAD, Tapi Juga Harus Menggerakkan Ekonomi dan Pariwisata

Sebarkan artikel ini
ketua-dprd-sumbar:-istana-bung-hatta-jangan-hanya-menjadi-objek-pad,-tapi-juga-harus-menggerakkan-ekonomi-dan-pariwisata
Ketua DPRD Sumbar: Istana Bung Hatta Jangan hanya Menjadi Objek PAD, Tapi Juga Harus Menggerakkan Ekonomi dan Pariwisata

Bukittinggi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat menyoroti potensi istana Bung Hatta sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. Hal tersebut mengemuka saat Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, melakukan kunjungan kerja ke Istana Bung Hatta pada Kamis (26/6).Dalam kunjungan tersebut, Muhidi menyampaikan perlunya strategi pengembangan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga pada penguatan daya tarik wisata. “Istana Bung Hatta jangan hanya difokuskan sebagai sumber PAD, tetapi juga harus menjadi ikon pariwisata yang kuat,” ujarnya. Ia meyakini bahwa dengan menjadikan istana sebagai ikon pariwisata,keberadaannya akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat,khususnya bagi pelaku Usaha Mikro,Kecil,dan Menengah (UMKM) di sekitarnya.

Lebih lanjut, muhidi menekankan pentingnya pengembangan Istana Bung Hatta sebagai bangunan cagar budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi.Ia menyatakan bahwa pengembangan harus dilakukan secara strategis dan berkelanjutan, dengan peta jalan yang jelas untuk memaksimalkan fungsi, daya tarik, serta kontribusinya terhadap PAD dan ekonomi masyarakat. “Harus ada peta pengembangan ke depan agar pengelolaan Istana Bung Hatta lebih optimal,” katanya. Ia juga menegaskan kesiapan DPRD sumbar untuk menindaklanjuti setiap kebutuhan pengembangan yang diajukan.

DPRD Sumbar,menurut Muhidi,siap mendukung langkah-langkah penguatan fungsi Istana Bung Hatta,termasuk promosi wisata,pelestarian budaya,dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. “Kami ingin Istana Bung Hatta tidak hanya menjadi simbol sejarah, tapi juga pusat aktivitas budaya, edukasi, dan ekonomi kreatif,” tuturnya, seraya menambahkan bahwa hal ini akan memberikan manfaat berlapis bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Istana Bung Hatta, Zulkarnain, menyambut baik kedatangan ketua DPRD Sumbar. Ia menyampaikan bahwa pihaknya saat ini menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait keterbatasan anggaran untuk pengembangan sarana dan program kegiatan. “Istana Bung Hatta memang cukup sering dikunjungi, terutama oleh siswa dan mahasiswa yang ingin belajar sejarah,” jelasnya. namun, ia menambahkan bahwa sebagai cagar budaya, pihaknya tidak dapat sembarangan menambah atau mengubah struktur bangunan.