Tutup
KoperasiPerbankanPerdaganganRegulasi

KopDes Merah Putih: Tekan Harga, Seragamkan Jual Pedagang

145
×

KopDes Merah Putih: Tekan Harga, Seragamkan Jual Pedagang

Sebarkan artikel ini
pedagang-kaki-lima-minta-kopdes-merah-putih-jadi-hub-perdagangan
Pedagang Kaki Lima Minta Kopdes Merah Putih Jadi Hub Perdagangan

Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendukung usulan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) untuk menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KopDes Merah Putih) sebagai pusat perdagangan.

Langkah ini diharapkan dapat menekan dan menyeragamkan harga jual.

Ferry menjelaskan bahwa APKLI meminta pemerintah memperkuat ekonomi lokal dengan mengintegrasikan pedagang kaki lima ke dalam ekosistem Kopdes Merah Putih.

“Koperasi Desa adalah solusi yang dapat mengembalikan perputaran ekonomi di desa, agar keuntungan dari kegiatan ekonomi tetap dirasakan oleh masyarakat desa itu sendiri,” ujar Ferry di kantornya, Kamis (26/2).

Kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menyediakan barang dengan harga lebih terjangkau bagi pedagang kaki lima, UMKM, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Jadi nanti jualannya lebih murah. Sekarang kita akan promosikan produk-produk UMKM lokal untuk dijual di gerai-gerai milik Koperasi Desa Merah Putih,” jelasnya.

Dalam menyerap produk UMKM, Kopdes Merah Putih akan bekerja sama dengan bumdes, warung, dan pasar tradisional di masing-masing wilayah.

“Kalau koperasi Desa ini salah satu kegiatannya Retail Modern, ya nanti keuntungannya akan kembali kepada masyarakat desa,” kata Ferry.

Untuk mendukung hal ini, Ferry akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk merevisi aturan tentang ritel modern yang tertuang dalam Perpres Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.

“Tapi kalau dari masukan teman-teman APKLI, ada peraturan Presiden 112, ada paket kebijakan ini, menurut saya ini akan kita kaji. Saya akan juga membicarakan dengan Kementerian Perdagangan atau pihak-pihak yang terkait pemerintah,” tegas Ferry.