Tutup
News

Kredit Bank BUMN ke Kopdes Merah Putih Dijamin Dana Desa, OJK Pede Tak Ganggu Kinerja NPL

432
×

Kredit Bank BUMN ke Kopdes Merah Putih Dijamin Dana Desa, OJK Pede Tak Ganggu Kinerja NPL

Sebarkan artikel ini
kredit-bank-bumn-ke-kopdes-merah-putih-dijamin-dana-desa,-ojk-pede-tak-ganggu-kinerja-npl
Kredit Bank BUMN ke Kopdes Merah Putih Dijamin Dana Desa, OJK Pede Tak Ganggu Kinerja NPL

Jakarta – Empat bank BUMN mendapatkan angin segar dari Otoritas jasa Keuangan (OJK) untuk menyalurkan kredit hingga Rp 3 miliar kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjamin penyaluran kredit ini akan dilakukan dengan tata kelola yang baik dan tidak akan membebani Non Performing Loan (NPL) perbankan.

Bandung – Dian Ediana Rae menjelaskan bahwa risiko kredit tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab perbankan. “Karena bank bukan satu-satunya yang menanggung kerugian, karena dari anggaran atau Dana Desa menjadi back up-nya,” ujarnya saat berdiskusi dengan redaktur media massa di Bandung, Jawa Barat, Minggu (3/8/2025).

Dian menambahkan, pengelolaan Kopdes Merah Putih akan menjadi perhatian utama pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ia berharap peran koperasi dapat menjadi penggerak ekonomi di tingkat nasional. “Saya kira yang kalau seandainya koperasi itu bergeliat, maka koperasi kemudian sejahtera, positif, tentu di desa juga dampaknya akan sangat besar, itu akan bisa memiliki dampak yang juga cukup baik,” imbuhnya.

Adapun empat bank BUMN yang dimaksud adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Mandiri (persero) Tbk, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

sebagai informasi tambahan, pemberian kredit bagi Kopdes Merah Putih ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 tahun 2025. PMK tersebut menetapkan plafon maksimal kredit sebesar Rp 3 miliar dengan suku bunga 6 persen dan tenor 72 bulan atau 6 tahun.Secara umum,pertumbuhan kredit perbankan menunjukkan tren positif. Hingga Juni 2025, tercatat pertumbuhan sebesar 7,77 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 8.059,79 triliun.Kualitas kredit perbankan juga terpantau baik,dengan rasio NPL gross sebesar 2,22 persen dan NPL net sebesar 0,84 persen.