Tutup
News

KRI Bima Suci Sambangi Padang, Kadet ASEAN Nikmati Wisata Kota

285
×

KRI Bima Suci Sambangi Padang, Kadet ASEAN Nikmati Wisata Kota

Sebarkan artikel ini
ayo-naik.!!-kri-bima-suci-bersandar-di-pelabuhan-teluk-bayur
Ayo Naik..!! KRI Bima Suci Bersandar di Pelabuhan Teluk Bayur

PADANG – KRI Bima Suci, kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut, menjadi daya tarik utama bagi masyarakat Kota Padang. Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka berbondong-bondong mengunjungi dan menaiki kapal yang bersandar di Dermaga Pelindo Teluk Bayur pada Sabtu (9/8/2025).

Kedatangan KRI Bima Suci ini disambut baik oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran. Ia menilai, kehadiran kapal tersebut menjadi penanda potensi besar Kota Padang dalam berbagai aspek.

“Kedatangan KRI bima Suci merupakan tanda bahwa kota Padang memiliki banyak potensi hubungan internasional, TNI, Budaya, dan terutamanya Gastronomi,” ujar Fadly Amran saat berada di Teluk Bayur.

Kapal dengan desain tiga tiang megah ini, kata Fadly, menjadi simbol diplomasi internasional dalam pelayarannya mengelilingi ASEAN. Selain itu, KRI Bima Suci juga berperan dalam memperkenalkan budaya Indonesia melalui misi pelayarannya.

Kedatangan KRI Bima Suci di Kota Padang bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356. Kapal ini membawa 283 personil,termasuk 60 personil dari ASEAN Plus Cadet Sail 2025 yang berasal dari 21 negara.

Fadly amran menjelaskan bahwa KRI Bima Suci terbuka untuk umum dan telah lama dinantikan oleh warga. “KRI ini terbuka untuk umum, tentunya selama ini sudah ditunggu-tunggu oleh warga,” jelasnya.

Para kadet asing yang ikut dalam pelayaran ini juga menunjukkan antusiasme tinggi untuk menjelajahi keindahan Kota Padang. Mereka dijadwalkan untuk melakukan city tour selama tiga hari di Sumatera Barat.

Setelah kunjungan di Kota Padang, KRI Bima Suci akan melanjutkan pelayarannya ke beberapa negara ASEAN lainnya, termasuk malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam. Rencananya, kapal ini akan kembali ke Indonesia dan singgah di Tarakan, Makassar, sebelum mengakhiri pelayaran di Surabaya.