Tutup
Teknologi

Lintasarta Bangun Ekosistem AI Nasional, Percepat Adopsi Teknologi

269
×

Lintasarta Bangun Ekosistem AI Nasional, Percepat Adopsi Teknologi

Sebarkan artikel ini
lintasarta-bikin-indonesia-punya-‘otak-digital’-sendiri,-apaan-tuh?!
Lintasarta bikin Indonesia Punya ‘Otak Digital’ Sendiri, Apaan Tuh?!

jakarta – Lintasarta, anak perusahaan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), memperkuat komitmennya dalam percepatan adopsi kecerdasan buatan (AI) dan kedaulatan digital.

Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi strategis dalam NVidia GTC (GPU Technology Conference) Taipei 2025.

Direktur Utama dan Kepala Eksekutif Lintasarta, Bayu Hanantasena, menyatakan transformasi digital Indonesia terwujud melalui sinergi teknologi komputasi canggih NVidia dan semangat membangun ekosistem nasional melalui gerakan AI Merdeka, Rabu (9/7/2025).

“Partisipasi kami dalam GTC Taipei mencerminkan tekad Lintasarta untuk menghadirkan solusi AI yang relevan dengan konteks lokal Indonesia,” ujar Bayu.Lintasarta, bersama NVidia, mempercepat adopsi teknologi AI untuk mendukung digitalisasi yang inklusif, berdaulat, dan berkelanjutan di berbagai sektor strategis.

Melalui gerakan AI Merdeka, Lintasarta menghadirkan beragam solusi berbasis AI yang bermanfaat bagi masyarakat dan pelaku industri.

Beberapa contoh solusi unggulan yang dipresentasikan antara lain:

Sahabat-AI: Model Large Language Model (LLM) open-source yang dikembangkan bersama GoTo dan Indosat, berjalan di atas GPU Merdeka. Mendukung fitur Voice Dictation (Dira) di aplikasi GoPay, menjadikannya asisten suara AI berbahasa Indonesia pertama dalam industri fintech nasional.
Olivia: Asisten virtual AI dari Owlexa Healthcare, mampu meningkatkan kecepatan layanan hingga 60 kali lipat, menangani 30 kali lebih banyak pertanyaan, dan menurunkan biaya operasional call center lebih dari 45 persen.
Solusi Pemrosesan Dokumen: Mempercepat proses verifikasi dan pengolahan dokumen hingga 65% di sektor perbankan, mendorong efisiensi front-office dan kepatuhan regulasi.
AI Talent Management: Bekerja sama dengan ESQ, menggunakan AI untuk mencocokkan kompetensi, potensi, dan budaya kerja karyawan dengan tingkat akurasi prediktif mencapai 99 persen.

Sebagai satu-satunya NVidia Cloud Partner (NCP) di Indonesia, Lintasarta berperan strategis dalam memperluas akses terhadap infrastruktur AI canggih melalui inisiatif Sovereign AI Cloud, GPU Merdeka.

Platform tersebut dibangun di atas teknologi terdepan NVidia dan dirancang sebagai supercomputing cloud platform pertama di Indonesia.

Lintasarta menyediakan akses awal terhadap layanan GPU Merdeka bagi pengembang lokal, mahasiswa dan dosen, media, pelanggan perusahaan, mitra, serta instansi pemerintah yang berkomitmen membangun use-case AI berskala nasional.

Lintasarta juga menjadi NCP pertama di ASEAN yang mempercepat pengembangan next-generation generative AI dan high-performance computing (HPC).

Selain itu, Lintasarta telah mengadopsi NVidia AI Enterprise software platform dan nvidia NIM microservices, yang kini diimplementasikan dalam Deka LLM, layanan LLM-as-a-service milik anak usaha IOH tersebut.

Deka LLM telah digunakan oleh berbagai industri seperti keuangan, sumber daya alam, dan sektor publik.

Konferensi NVidia GTC Taipei 2025 merupakan bagian dari rangkaian konferensi global COMPUTEX di Taipei, Taiwan.