Jakarta – Intoleransi laktosa ternyata bisa memicu mimpi buruk dan kualitas tidur yang buruk. Hal ini terungkap dalam survei terbaru yang melibatkan lebih dari 1.000 mahasiswa di Kanada.Penelitian menunjukkan adanya korelasi antara sensitivitas terhadap makanan,terutama intoleransi laktosa,dengan gangguan tidur.
Tore Nielsen dari Universitas Montréal, penulis utama studi, menyebut perubahan pola makan dapat menjadi solusi bagi individu yang sensitif terhadap makanan tertentu untuk mengurangi mimpi buruk, 7 Juli 2025.
Survei ini melibatkan 1.082 mahasiswa di MacEwan University, Edmonton. Peneliti mengumpulkan data tentang pola makan, rutinitas tidur, kualitas tidur, ingatan mimpi, dan frekuensi mimpi buruk.
hasilnya, sekitar sepertiga peserta mengaku sering mengalami mimpi buruk. Wanita cenderung lebih sering mengingat mimpi, melaporkan kurang tidur, dan mengalami intoleransi makanan.
Sekitar 40 persen responden merasa makan larut malam atau makanan tertentu memengaruhi tidur mereka. Sekitar 25 persen percaya makanan tertentu memperburuk kualitas tidur.
Permen, makanan pedas, dan produk susu menjadi makanan yang paling sering disalahkan atas masalah tidur. Intoleransi laktosa secara konsisten terkait dengan frekuensi mimpi buruk.
Mahasiswa yang intoleran laktosa mengalami lebih banyak masalah pencernaan di malam hari, lebih sering mengingat mimpi buruk, dan menilai kualitas tidur mereka lebih rendah.
nielsen menjelaskan ketidaknyamanan akibat laktosa yang tidak tercerna dapat memengaruhi otak saat bermimpi, memicu gambaran menakutkan dan gangguan tidur.
Penelitian ini mendukung gagasan tentang “poros otak-usus,” yang menunjukkan gangguan pencernaan dapat memengaruhi suasana hati, kognisi, dan bahkan mimpi.
Nielsen menyerukan uji coba terkontrol untuk menguji lebih lanjut hubungan antara makanan dan mimpi.Relawan akan mengonsumsi susu atau plasebo sebelum tidur,sementara peneliti memantau aktivitas usus,gelombang otak,dan laporan mimpi.
Penelitian ini menekankan pentingnya kebersihan tidur, termasuk memperhatikan apa dan kapan kita makan.







