Sawahlunto – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sawahlunto berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan meluncurkan pustaka digital dan smartboard interaktif. Inovasi ini bertujuan membuka akses pengetahuan seluas-luasnya bagi siswa.
Kepala MAN Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro, menyatakan bahwa setiap tahunnya, siswa madrasah tersebut berhasil menembus perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.
Peluncuran pustaka digital pada Agustus lalu menjadi tonggak penting dalam dunia pendidikan digital di madrasah tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, H. Dedi Wandra, menegaskan pentingnya madrasah menjadi pelita di era digital dengan inovasi yang mencerdaskan.
“Perpustakaan bukan lagi hanya tentang buku-buku yang berdebu.Kini, ia menjelma menjadi cahaya yang bisa diakses dari genggaman tangan,” ujar Dedi Wandra.
Selain pustaka digital, MAN Sawahlunto juga memperkenalkan Smartboard Interaktif, papan tulis digital canggih untuk kolaborasi pembelajaran secara real time.
Dafril Tuanku Bandaro menambahkan, pihaknya ingin membangun ekosistem belajar yang adaptif, menyenangkan, dan bermakna.
MAN Sawahlunto kini memiliki 392 siswa dengan 32 guru dan tenaga administrasi.Pihak madrasah terus mempersiapkan peserta didik agar mampu bersaing di PTN, bahkan hingga ke perguruan tinggi di luar negeri.
peluncuran ditandai dengan demo interaktif penggunaan Smartboard oleh Wakil Kepala Bidang Sarpras, Husein Al Haves.
Acara ini dihadiri perwakilan dari Kemenag Provinsi, pengawas madrasah, dan kepala sekolah se-Kota Sawahlunto.
MAN Sawahlunto juga mencatatkan berbagai prestasi, termasuk juara karate internasional dan juara tenis nasional.







