Tutup
News

Mandiri-Kemenhan Bangun Jembatan, Pulihkan Sumatera Pascabencana

123
×

Mandiri-Kemenhan Bangun Jembatan, Pulihkan Sumatera Pascabencana

Sebarkan artikel ini
perbaiki-konektivitas-terdampak-bencana-sumatera,-bank-mandiri-bersinergi-dengan-kemenhan-bangun-5-jembatan-bailey
Perbaiki Konektivitas Terdampak Bencana Sumatera, Bank Mandiri Bersinergi dengan Kemenhan Bangun 5 Jembatan Bailey

Jakarta – Bank Mandiri bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membangun lima jembatan bailey. langkah ini dilakukan untuk memulihkan konektivitas wilayah Sumatera yang terisolir akibat banjir dan longsor.

Inisiatif ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri sebagai agen pencipta nilai sosial. Bank mandiri juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam penanganan bencana.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menjelaskan alasan pemilihan jembatan bailey. Menurutnya, jembatan ini mudah dipasang dan dipindahkan, serta adaptif dengan kondisi lapangan.”Sinergi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mempercepat penanganan bencana,” ujar Riduan dalam keterangan resmi, Sabtu (3/1/2026).

Riduan berharap jembatan ini menjadi sarana penghubung vital. Jembatan ini diharapkan mempermudah mobilitas warga,distribusi bantuan,dan akses layanan publik.

Sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan lebih dari 288.889 paket bantuan. bantuan tersebut disalurkan ke wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan yang diberikan meliputi sembako, obat-obatan, keperluan wanita dan balita, selimut, genset, air bersih, kasur lipat, dan pakaian layak pakai.

Bank Mandiri juga mengirimkan Relawan Mandiri Tanggap Bencana ke Kabupaten Gayo Luwes. Para relawan ini bertugas mendampingi masyarakat terdampak.

Sebanyak 20 relawan dari lintas unit bisnis dan kantor wilayah tergabung dalam tim ini. Termasuk di dalamnya Mandiri Emergency Response Unit (team MERU) mandiri Club.

Sebelumnya, Bank Mandiri juga terlibat dalam pembangunan 600 unit Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang.