Tutup
News

Mandiri Sahabat Desa, Akselerasi Ekonomi Desa Berbasis Kerakyatan

261
×

Mandiri Sahabat Desa, Akselerasi Ekonomi Desa Berbasis Kerakyatan

Sebarkan artikel ini
mandiri-sahabat-desa,-langkah-bank-mandiri-perkuat-ekonomi-berbasis-kerakyatan
Mandiri Sahabat Desa, Langkah Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Berbasis Kerakyatan

jakarta – Bank Mandiri memperluas jangkauan program Mandiri Sahabat Desa hingga ke pelosok negeri sebagai wujud komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan mengurangi kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat desa.

Corporate Secretary Bank mandiri, M. ashidiq Iswara, mengungkapkan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini akan menyasar lebih dari 400 desa di 12 wilayah kerja Bank Mandiri mulai Juli hingga akhir tahun 2025. “Program ini tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan dan kemandirian finansial masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (19/7).

Ashidiq menambahkan, Bank Mandiri melihat desa sebagai subjek pembangunan, bukan hanya objek. “Kekuatan negeri ini berakar dari sana,” tegasnya. Program ini mencakup edukasi literasi dan inklusi keuangan, peningkatan kapasitas usaha, serta penguatan produk unggulan desa.

Di Kabupaten garut,Jawa Barat,bank Mandiri menggandeng kelompok tani dan koperasi setempat untuk mengembangkan ekosistem perkebunan kopi terintegrasi.Sinergi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) juga dilakukan untuk mendistribusikan peralatan pertanian modern seperti mesin pulper,huller,dan roasting kepada para petani.

Sementara itu, di Kabupaten Bogor, Bank Mandiri mendorong budidaya dan pengolahan tanaman sorgum sebagai alternatif pangan berkelanjutan. Program ini didampingi oleh kelompok wirausaha muda binaan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan dan membuka akses pasar baru bagi petani lokal.

Ashidiq menjelaskan, dengan pendekatan holistik, Bank Mandiri ingin menciptakan dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan. “Inisiatif ini juga menjadi wadah akselerasi inklusi keuangan hingga ke pelosok desa, sejalan dengan langkah Pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan dan menciptakan pembangunan ekonomi yang merata,” jelasnya.

Bank Mandiri akan terus memperluas cakupan program berbasis potensi lokal, sambil memastikan setiap intervensi sosial membuka peluang inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi jangka panjang. “Kami percaya bahwa pembangunan harus dimulai dari desa. Melalui sinergi dengan berbagai pihak,Mandiri Sahabat Desa hadir untuk mendorong desa menjadi motor pertumbuhan baru,” pungkas Ashidiq.

Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di berbagai lokasi, termasuk persiapan Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2025 di 18 titik desa Candi Prambanan pada akhir Juni 2025, yang meliputi edukasi keuangan dan peningkatan gizi masyarakat. Di Desa Bungintende, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, program ini mencakup pelatihan literasi keuangan, renovasi sarana air bersih, pemasangan panel surya, serta bakti kesehatan dan sosial, termasuk pembagian paket sembako dan dukungan penanggulangan stunting.