Padang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.
Program yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi harian siswa ini telah diimplementasikan bertahap sejak awal 2025.
Data menunjukkan bahwa malnutrisi, stunting, wasting, serta ketidakcukupan asupan gizi harian masih menjadi masalah serius di kalangan anak usia sekolah.
Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 mencatat angka stunting nasional berada pada 21,6% dan wasting 7,7%.
Kondisi ini berdampak langsung pada kualitas pendidikan, memengaruhi konsentrasi, prestasi belajar, daya tahan tubuh, hingga kehadiran siswa di sekolah.
Pemerintah menetapkan Program MBG sebagai kebijakan unggulan nasional melalui pembentukan Badan Gizi Nasional berdasarkan Perpres No. 83 Tahun 2024.
Program ini dirancang untuk menyediakan makanan dengan komposisi gizi yang memenuhi sebagian Angka Kecukupan Gizi (AKG) siswa setiap hari.
Implementasi telah dijalankan secara bertahap sejak awal 2025 di berbagai satuan pendidikan, mulai dari jenjang dasar hingga menengah.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa program MBG memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, peningkatan kehadiran, dan kondisi kesehatan siswa.







