Tutup
News

Migrant Center Hadir di Padang, P2MI Buka Peluang Kerja ke 100 Negara

294
×

Migrant Center Hadir di Padang, P2MI Buka Peluang Kerja ke 100 Negara

Sebarkan artikel ini
migrant-center-hadir-di-padang,-p2mi-buka-peluang-kerja-ke-100-negara
Migrant Center Hadir di Padang, P2MI Buka Peluang Kerja ke 100 Negara

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) menjadi perguruan tinggi pertama di Sumatra yang memiliki Migrant Center. Fasilitas yang diresmikan oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) pada Sabtu (28/6/2025) ini diharapkan dapat mempermudah lulusan perguruan tinggi dalam mengakses peluang kerja di luar negeri.

Dwi Setiawan Susanto, Direktur jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri Kementerian P2MI, menyampaikan bahwa peresmian Migrant Center UNP merupakan tonggak sejarah bagi para lulusan. “Migrant Center ini menjadi sejarah bagi lulusan UNP. Setelah sebelumnya diresmikan di Universitas Diponegoro, kini Kementerian P2MI meluncurkan Migrant Center pertama di Sumatra,” ujarnya saat memberikan keterangan di Padang, sabtu (28/6/2025).

Menurut Dwi, Migrant Center UNP akan berfungsi sebagai pusat layanan terpadu yang menyediakan informasi lengkap dan akurat mengenai prosedur serta peluang kerja di luar negeri. Pusat ini diharapkan menjadi garda terdepan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya dari kalangan lulusan UNP dan masyarakat Sumatra Barat, dalam memperoleh informasi yang aman, legal, dan sesuai regulasi.

Lebih lanjut, fasilitas ini juga bertujuan untuk mencegah praktik penipuan dan tindak pidana perdagangan orang. Diharapkan, Migrant Center dapat menjadi rujukan utama bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri secara aman dan profesional. Dwi menambahkan, Kementerian P2MI saat ini telah membuka akses kerja ke hampir 100 negara di dunia. Hal ini memberikan peluang luas bagi lulusan perguruan tinggi, terutama lulusan vokasi, untuk berkarier secara global.

Dalam kunjungannya ke Sumatra Barat, Dwi mengungkapkan bahwa hingga Juni 2025, terdapat 2.873 PMI asal Sumatra Barat yang bekerja di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, pertanian, konstruksi, kesehatan, hospitality, hingga perkebunan.

“PMI asal Sumbar dikenal memiliki keahlian dan pengetahuan yang baik. Mereka tersebar di Malaysia, Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, dan Taiwan,” kata Dwi pada Sabtu (28/6/2025).

Kementerian P2MI berencana untuk terus mendorong lebih banyak lulusan perguruan tinggi agar siap bekerja di luar negeri, terutama dengan menyasar negara-negara di kawasan Eropa dan Amerika yang dinilai memiliki sistem perlindungan hukum yang baik bagi tenaga kerja migran.