Tutup
Regulasi

MPXL: 6 Strategi Bisnis 2026 & Rekomendasi Saham Terbaru

204
×

MPXL: 6 Strategi Bisnis 2026 & Rekomendasi Saham Terbaru

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) menyiapkan strategi ekspansif untuk tahun 2026. Rencana ini disambut positif oleh investor, tercermin dari lonjakan harga saham.

Pada penutupan perdagangan Jumat (2/1/2026), saham MPXL melonjak 11,36% ke level Rp 294 per saham. Secara tahunan (year-on-year), saham MPXL telah meroket 155,65%.

Direktur Utama MPX Logistics International, Wijaya Candera, mengungkapkan enam strategi bisnis utama untuk memperkuat kinerja perusahaan di tahun 2026.

Strategi pertama adalah optimalisasi pembukaan dan perluasan rute jasa angkutan baru.

Kedua, peningkatan utilisasi unit usaha angkutan laut berbasis kapal tongkang melalui perdagangan batu bara.

“Ketiga, menjalin kemitraan strategis dengan distributor suku cadang dan ban, serta menggelar ekspansi distribusi material di luar komoditas semen curah,” jelas Wijaya dalam keterangan resmi (4/12/2025).

Keempat, MPXL berencana menjalin kerjasama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jawa-Bali.

Terakhir, manajemen MPXL akan menambah portofolio angkutan komoditas baru, seperti Crude Palm Oil (CPO).

Pengamat Pasar Modal, Indrawijaya Rangkuti, menilai penguatan fundamental dan penataan bisnis MPXL berpotensi memicu aksi korporasi.

Menurutnya, MPXL saat ini memiliki aset operasional aktif, jaringan distribusi yang berjalan, serta fleksibilitas skala usaha. Hal ini menjadikan MPXL sebagai opsi menarik bagi investor dan pihak luar yang ingin memperluas kapabilitas rantai pasok.

Secara teknikal, Indra menjelaskan bahwa saham MPXL menunjukkan sinyal positif. Secara mingguan, harga saham menembus area resistensi di kisaran Rp 266 – Rp 272, disertai peningkatan volume transaksi yang mengindikasikan akumulasi.

“Jika tren ini berlanjut dengan dukungan sentimen kondusif, saham MPXL berpeluang menguji level berikutnya di kisaran Rp 310 hingga Rp 320,” kata Indra.